Rahmah

5 Fakta yang Terjadi dalam Kisah Qabil dan Habil, Muslim Wajib Tahu

Qabil dan Habil adalah dua insan yang mengalami pertikaian


5 Fakta yang Terjadi dalam Kisah Qabil dan Habil, Muslim Wajib Tahu
Ilustrasi (daruttuahid)

AKURAT.CO Salah satu kisah Islam yang cukup masyhur di telinga kita semua adalah kisah Qabil dan Habil, dua bersaudara yang merupakan anak Adam As. Keduanya 'viral' karena salah satu dari mereka (Qabil) membunuh saudaranya yang lain (Habil), dengan sebab urusan asmara.

Yang lebih penting untuk diungkapkan di sini kemudian, Habil merupakan orang pertama yang dibunuh oleh manusia lain selama sejarah umat manusia. Sebagian ulama mengatakan dosa yang dilakukan Qabil akan terus mengalir kepada mereka yang masih melakukan kekerasan dengan cara membunuh.

Berikut ini 5 fakta yang terjadi saat masa pertikaian antar dua saudara kandung itu;

1. Qabil dan Habil Berkurban untuk Bisa Menikahi Wanita Pilihan

Ini sebagaiman dimakrub dalam QS. Al-Maidah Ayat 27:

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الآخَرِ قَالَ لأقْتُلَنَّكَ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ (٢٧)

Artinya: "Ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka (kurban) salah salah seorang dari mereka berdua (Habil) diterima dan dari yang lain (Qabil) tidak diterima. Dia (Qabil) berkata, "Sungguh, aku pasti membunuhmu!" Dia (Habil) berkata, "Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa."

2. Habil Merupakan Pribadi yang Baik dan Tidak Pendendam

Ini seperti yang disebutkan oleh Allah dalam QS. Al-Maidah Ayat 28:

 لَئِنْ بَسَطْتَ إِلَيَّ يَدَكَ لِتَقْتُلَنِي مَا أَنَا بِبَاسِطٍ يَدِيَ إِلَيْكَ لأقْتُلَكَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ رَبَّ الْعَالَمِينَ (٢٨) 

Artinya: "Sungguh, jika engkau (Qabil) menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Aku takut kepada Allah, Tuhan seluruh alam."