News

5 Fakta Terbaru Kasus Dugaan Korupsi Nurdin Abdullah, Terima Suap Rp5,4 Miliar

Nurdin diduga terjerat suap terkait pengadaan proyek infrastruktur di wilayah Sulawesi Selatan periode 2020-2021


5 Fakta Terbaru Kasus Dugaan Korupsi Nurdin Abdullah, Terima Suap Rp5,4 Miliar
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (Instagram/nurdin.abdullah)

AKURAT.CO, Kasus dugaan korupsi eks Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, hingga kini masih dalam penyelidikan. Seperti diketahui, Nurdin Abdullah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Jumat (26/2) malam. Penangkapan tersebut dilakukan terkait kasus dugaan korupsi yang menjeratnya.

Dalam kasusnya, Nurdin diduga telah menerima total uang sebanyak Rp5,4 miliar. Di mana, uang tersebut diperkirakan diterima oleh Nurdin pada akhir tahun 2020 dan bulan Februari 2021. Adapun perantara penyaluran dana itu melalui Edy Rahmat dan sang ajudan bernama Samsul Bahri.

Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 5 fakta kasus dugaan kasus korupsi Nurdin Abdullah.

1. Dugaan suap

Diketahui, Nurdin diduga telah terima sejumlah suap dan gratifikasi terkait pengadaan proyek infrastruktur di wilayah Sulawesi Selatan periode 2020-2021. Adapun dugaan penerimaan suap tersebut dilakukan secara bertahap pada akhir tahun 2020 dan Februari 2021 lalu.

2. KPK tangkap 2 tersangka lainnya

Selain Eks Gubernur Nurdin Abdullah, tim penyidik KPK juga turut mengamankan dua tersangka lainnya. Keduanya merupakan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (Sekdis PU) Sulawesi Selatan Edy Rahmat, dan Agung Sucipto yang merupakan seorang kontraktor.

"KPK menetapkan 3 orang tersangka, sebagai Penerima yakni NA dan ER (Edy Rahmat) sebagai Sekdis PUTR Provinsi Sulawesi Selatan. Serta sebagai pemberi adalah AS (Agung Sucipto), sebagai kontraktor," kata Ketua KPK Firli Bahuri.

3. Terima uang Rp5,4 miliar

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nurdin Abdullah diduga menerima total lebih dari Rp5,4 miliar. Uang tersebut diterima dengan rincian Rp200 juta di akhir tahun 2020, Rp2,2 miliar di awal Februari 2021, Rp2 miliar tanggal 26 Februari 2021, serta Rp1 miliar di pertengahan Februari 2021.

4. Suap Rp2,5 miliar diterima di Taman Macan, Makassar

Menurut tersangka kasus Sekdis PU Sulawesi Selatan Edy Rahmat, seperti dilansir dari Antara, uang suap untuk Nurdin Abdullah sebanyak Rp2,5 miliar ia terima di dari terdakwa Agung Sucipto. Adapun lokasi serah terima uang tersebut berlokasi di Taman Macan, Makassar pada Jumat (26/2) lalu.

Edy Rahmat mengatakan, uang sebanyak Rp1,050 miliar diberikan kepada Agung Sucipto oleh kotraktor Hari Samsuddin guna membantu proyek irigasi di Kabupaten Sinjai. Sementara uang Rp1,5 miliar merupakan tanda terima kasih yang sempat ditagih oleh Nurdin Abdullah melalui dirinya.