News

5 Fakta Penting Tenggelamnya Kapal Pengayoman di Cilacap, Renggut Dua Korban Jiwa

Kapal Pengayoman IV milik Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham), tenggelam


5 Fakta Penting Tenggelamnya Kapal Pengayoman di Cilacap, Renggut Dua Korban Jiwa
Basarnas tengak evakuasi Kapal Pengayoman IV (Dokumen: Basarnas Cilacap)

AKURAT.CO, Kapal Pengayoman IV milik Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham), tenggelam saat melakukan penyeberangan dari Cilacap ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jumat (17/9). 

Dalam kejadian tersebut, setidaknya tujuh orang menjadi korban, di mana dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Berikut beberapa fakta tenggelamnya Kapal Pengayoman IV di Nusakambangan.

1. Kronologi kejadian tenggelamnya Kapal Pengayoman

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kabupaten Cilacap, I Nyiman Sidakarya, Kapal Pengayoman tenggelam pada Jumat pagi, pukul 08.45 WIB.

Saat itu, kapal berangkat dari Dermaga Wijayapura Cilacap menuju Dergama Sodong Nusakambangan. Nahas, setelah melalui perjalanan kurang lebih 1,8 km kapal alami kecelakaan hingga tenggelam.

2. Muatan Kapal Pengayoman saat tenggelam

Saat tenggelam di lautan Cilacap, Kapal Pengayoman memuat 2 truk. Di mana total penumpang yang ada di tersebut sebanyak 7 orang yang terdiri dari nahkoda, ABK, sopir truk, petugas lapas, dan seorang penumpang.

3. Kapal tenggelam karena faktor cuaca

Sementara itu, menurut Humas Kanwil Kemenkumah Jateng, Hasmi Safei menyebutkan, tenggelamnya Kapal Pengayoman murnco karena faktor cuaca. Kapal terkena angin kencang yang membuatnya terbalik dan akhirnya tenggelam.

4. Kondisi Kapal Pengayoman disebut masih layak pakai

Hasmi juga menambahkan, saat dioperasikan kapal dalam kondisi baik. Bahkan, usia kapal terbilang masih cukup muda yakni baru dibuat pada tahun 2012 lalu. Sementara itu, nahkoda kapal tersebut juga cukup berpengalaman yang sudah berlayar sejak tahun 2009.

5. Nama-nama korban tenggelamnya Kapal Pengayoman

Setidaknya ada 7 orang penumpang yang menjadi korban di peristiwa tenggelamnya Kapal Pengayoman. Dari ketujuh korban, dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Korban selamat terdiri dari Subagyo Antoro yang merupakan nahkoda, Diki sebagai ABK, Melga sebagai ABK, Suheris sopir truk, Sulianto penumpang.

Sementara dua korban meninggal dunia ialah Wahyu seorang petugas Lapas, dan Kardim sopir truk. []