News

5 Fakta Perjalanan Karier Bambang Brodjonegoro, Kini Kembali Jadi Akademisi

Bambang Brodjonegoro dikabarkan akan kembali menjadi akademisi


5 Fakta Perjalanan Karier Bambang Brodjonegoro, Kini Kembali Jadi Akademisi
Menteri Riset dan Teknologi Indonesia Bambang Brodjonegoro saat wawancara eksklusif bersama AKURAT.CO di kantornya di Jalan M.H Thamrin, Jakarta, Kamis (6/8/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan reshuffle terhadap jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024, Rabu (28/4) kemarin. Dari reshuffle tersebut, Presiden Jokowi juga turut menggabungkan dua kementerian sekaligus.

Dua kementerian tersebut adalah Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang menjadi Mendikbud-Ristek.

Adapun menteri yang dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai Mendikbud-Ristek adalah Nadiem Makarim. Sementara Kepala BRIN sendiri diisi oleh Laksana Tri Handoko.

Pemilihan tersebut tentu membuat Menristek Bambang Brodjonegoro tergeser. Namun, menurut Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Bambang Brodjonegoro rupanya telah mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Lantas, seperti apa sepak terjang karier mantan Menristek tersebut? Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 5 fakta perjalanan karier Bambang Brodjonegoro.

1. Raih gelar doktor tahun 1997

Pria bernama lengkap Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro tersebut lahir di Jakarta, pada tanggal 3 Oktober 1966. Setelah menyelesaikan studi bidang Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Regional pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI), Bambang lantas kembali melanjutkan pendidikan di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Ia pun lulus dengan gelar master pada tahun 1995.

Terakhir, sosok yang dikenal sebagai ahli bidang ekonomi itu kembali menempuh pendidikan doktor di kampus yang sama. Kemudian, pada tahun 1997, Bambang merampungkan studinya dan lulus dengan gelar doktor.

2. Jadi dosen

Setelah lulus kuliah, Bambang diketahui sempat meniti kerier sebagai tenaga pengajar di sejumlah universitas. Seperti pada tahun 2005, ia pernah menjadi Dekan FE UI hingga tahun 2009. Dari sanalah kemudian Bambang juga diberi gelar sebagai Guru Besar di fakultas tersebut.

Tak sampai di situ, Bambang juga pernah menjadi dosen tamu di The Department of Urban and Regional Planning, University of Illinois, Amerika Serikat pada November 2002. 

3. Sempat jadi Menteri Keuangan

Karier Bambang di bidang ilmu ekonomi tentu tak perlu diragukan lagi. Pada masa pemerintahan Presiden Jokowi periode 2014-2019, ia sempat dipercaya untuk menjadi Menteri Keuangan (Menkeu). Namun, posisi tersebut harus ia lepas di tahun 2016 karena Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet.

Ia lantas dipindah oleh Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Perancanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas. Di mana, jabatan tersebut ia emban hingga tahun 2019.

4. Menjadi Menristek

Seiring berjalannya waktu, karier mantan Ketua Indonesian Economist Association (ISEI) tersebut terus berkembang. Pada Oktober 2019 lalu, Bambang kembali dipercaya oleh Presiden Jokowi untuk mengisi kursi Menteri Kabinet Indonesia Maju. Ia berkesempatan untuk menduduki posisi sebagai Menristek.

Kemudian, pada Rabu, 28 April 2021, posisi Menristek harus kembali ia lepas karena adanya reshuffle kabinet dan penggabungan antara dua kementerian.

5. Kembali jadi akademisi

Setelah tak lagi menjabat di pemerintahan, Bambang dikabarkan akan kembali menjadi akademisi. Ia berencana untuk kembali mengajar sebagai Guru Besar di almamaternya yakni FE UI.

Sebelumnya, kabar soal posisi Bambang untuk mengawal pemindahan ibu kota negara di Kalimantan Timur sempat beredar. Namun, Bambang menjelaskan, belum ada pembicaraan lebih lanjut terkait hal tersebut.

Itulah sederet fakta perjalanan karier Bambang Brodjonegoro.

Semoga sukses selalu![]

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu