News

5 Fakta Perayaan Hari Santri Nasional dari Tahun ke Tahun, Ada yang Cetak Rekor MURI


5 Fakta Perayaan Hari Santri Nasional dari Tahun ke Tahun, Ada yang Cetak Rekor MURI
Fakta Hari Santri Nasional (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

AKURAT.CO, Hari ini, 22 Oktober 2019 bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional. Sebelumnya, melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani pada 15 Oktober 2015, Presiden Joko Widodo menyatakan penetapan Hari Santri Nasional jatuh pada 22 Oktober setiap tahunnya.

Untuk tahun ini, merupakan keempat kalinya Hari Santri Nasional diselenggarakan. Selama empat kali penyelenggaraan, ada beberapa fakta menarik perayaan Hari Santri Nasional dari tahun ke tahun.

Berikut rangkumannya, dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber, Selasa (22/10).

1. Perayaan Hari Santri Nasional 2015 yang pertama kali

Hari Santri Nasional resmi ditetapkan pada 22 Oktober 2015 lalu. Hal tersebut tertuang dalam Keppres Nomor 22 tahun 2015 dan diresmikan secara simbolik oleh Presiden Joko Widodo di Masjid Istiqlal, Jakarta.

2. Perayaan Hari Santri Nasional 2016 pecahkan 2 rekor MURI

Tahun 2016 merupakan tahun kedua Hari Santri Nasional diperingati oleh masyarakat luas. Pada peringatan tersebut, panitia berhasil memecahkan dua rekor sekaligus dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Rekor pertama ialah untuk pembacaan 1 miliar selawat Nariyah. Hal tersebut diprakarsai oleh pengurus PBNU dan masyarakat dengan menyiapkan 10 ribu titik pembacaan selawat Nariyah di seluruh Tanah Air, dan juga di 24 negara yang terdapat pengurus PCINU.

Adapun rekor yang kedua ialah untuk perjalanan kirab terjauh yang pernah dilakukan. Sebelumnya, beberapa santri melakukan kirab dengan berkendara dari Banyuwangi, Jawa Timur ke Jakarta. Dengan menempuh jarak sekitar 2.000 kilometer dan melewati 42 kota di Pulau Jawa, kirab tersebut berhasil pecahkan rekor MURI.

3. Perayaan Hari Santri Nasional 2017 fokus pada pengembangan santri

Ada yang menarik pada peringatan Hari Santri Nasional pada tahun 2017 lalu. Pasalnya, pihak penyelenggara mengusung tema kegiatan "Santri Mandiri, NKRI Hebat". Dalam perayaan HSN kali ini pun diramaikan dengan Jambore Pesantren Expo 2017 yang dihadiri oleh perwakilan Pondok Pesantren dari seluruh Indonesia.

Acara Jambore Pesantren Expo 2017 diadakan di Bandung dari 23 sampai 29 Oktober 2017. Dalam kegiatan tersebut, beberapa produk dan inovasi ditampilkan oleh para santri dari berbagai daerah. Seperti pesantren teknik informatika, pesantren enterpreuner, dan pesantren rehabilitasi yang fokus pada penanganan kejiwaan seseorang.

4. Perayaan Hari Santri Nasional 2018 adakan Liga Santri Nusantara

Tahun 2018 merupakan salah satu tahun paling berkesan bagi dunia olahraga Indonesia. Pasalnya, di tahun itu juga Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang. Tidak hanya itu, panitia perayaan Hari Santri Nasional juga menggelar turnamen sepak bola antar pondok pesantren se-Indonesia dengan sebutan Liga Santri Nusantara.

Liga Santri Nusantara sendiri merupakan agenda rutin setiap tahunnya sebagai rangkaian acara penyelenggaraan Hari Santri Nasional. Pada Liga Santri 2018, Kota Surakarta, Jawa Tengah didapuk menjadi tuan rumah perhelatan tersebut.

5. Perayaan Hari Santri Nasional 2019 adakan khataman Alquran serentak

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Hari Santri Nasional 2019 juga diisi dengan berbagai acara rutinan seperti kirab santri, pawai obor, dan upacara peringatan Hari Santri Nasional. Namun untuk tahun 2019, panitia penyelenggara menyajikan sesuatu yang berbeda. Yakni akan adanya khataman Alquran serentak yang akan diviralkan secara nasional di berbagai media sosial.

Itulah beberapa fakta menarik dalam perayaan Hari Santri Nasional dari tahun ke tahun.[]