News

5 Fakta Penting Sosok Fahmi Alamsyah, Mundur dari Penasihat Kapolri

Nama Fahmi Alamsyah turut terseret dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua


5 Fakta Penting Sosok Fahmi Alamsyah, Mundur dari Penasihat Kapolri
Kapolri Listyo Sigit Prabowo didampingi jajaran memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir J. Menurut Kapolri ditemukan perkembangan baru bahwa tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Nama Fahmi Alamsyah turut terseret dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua, setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka pada Selasa (9/8) kemarin.

Dugaan tersebut muncul setelah salah satu awak media mempertanyakan keterlibatan Fahmi Alamsyah, dalam pembuatan skenario kematian Brigadir Yoshua kepada Kapolri, pada konferensi pers penetapan Ferdy Sambo.

Mendapat pertanyaan terkait dugaan keterlibatan Fahmi Alamsyah, Kapolri Listyo Sigit Prabowo pun kemudian menegaskan pihaknya akan melakukan pendalaman terkait dugaan tersebut.

baca juga:

"Jadi pertanyaan pertama (terkait dugaan keterlibatan Fahmi Alamsyah), kami sedang melakukan pendalaman, tim sedang bekerja," papar Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menjawab pertanyaan awak media di Mabes Polri, Selasa (9/8).

Tidak lama setelah namanya terseret dalam kasus pembunuhan Brigadir Yoshua, Fahmi Alamsyah kemudian diketahui mengajukan pengunduran dirinya sebagai penasihat ahli Kapolri.

Lalu siapa sebenarnya Fahmi Alamsyah? Berikut beberapa faktanya.

1. Penasihat Ahli Kapolri di Bidang Komunikasi Publik

Fahmi Alamsyah sebelumnya menjabat sebagai Penasihat Ahli Kapolri di bidang Komunikasi Publik. Ia menduduki jabatan tersebut sejak 2020 lalu.

2. Diangkat sebagai Penasihat Ahli Kapolri di masa Kapolri Idham Azis

Fahmi Alamsyah diangkat sebagai Penasihat Ahli di bidang Komunikasi Publik saat Kapolri dijabat oleh Jenderal Polisi Idham Azis. Pengangkatan tersebut berdasarkan surat keputusan Kapolri Nomor Kep/117/I/2020, yang ditandangani Idham Azis pada 21 Januari 2020 lalu.

3. Fahmi Alamsyah dikenal cukup aktif di media sosial

Selama ini, Fahmi Alamsyah juga dikenal cukup aktif bermedia sosial, khususnya Twitter. Salah satu cuitannya yang sempat menjadi sorotan ialah saat ia mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk memeriksa Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Henry Subiakto, pada Desember 2021 lalu.

Saat itu, Fahmi Alamsyah mencuitkan dengan menandai Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk memeriksa Henry, atas dugaan penyebaran informasi palsu.

"Sesekali perlu juga dipanggil, dipersika penyidik di ruangan 2x1,5 meter, suhu udara 16'C. Begitu selesai terkaget-kaget lampu blitz dan sorot kamera. Mohon diatensi Jenderal @ListyoSigitP," cuit Fahmi Alamsyah, pada 17 Desember 2021 lalu.

4. Bantah turut membuat skenario pembunuhan Brigadir Yoshua

Usai beredar isu keterlibatan dirinya dalam skenario pembunuhan Brigadir Yoshua, Fahmi Alamsyah kemudian menepis isu tersebut. Menurutnya, ia tidak terlibat dalam membuat skenario adu tembak. Namun, ia hanya diminta oleh Ferdy Sambo membuat draf rilis untuk media.

Fahmi Alamsyah juga menegaskan bahwa dirinya tidak ada di lokasi kejadian perkara, saat peristiwa di rumah dinas Ferdy Sambo itu terjadi.

5. Fahmi Alamsyah mengaku mengundurkan diri karena terseret dalam kasus sensitif

Fahmi Alamsyah menyebut, dirinya mengajukan surat pengunduran diri sebagai Penasihat Kapolri pada Selasa (9/8) sore. Menurutnya, keputusan pengunduran diri tersebut diambil karena namanya terseret dalam kasus yang cukup sensitif dengan lembaga Polri. []