Ekonomi

5 Fakta Penting Sistem Trading Mirip Judi, Binary Option, Ilegal di RI!

Meski menyediakan sejumlah aset eperti forex hingga saham, Binary Option kini dianggap sebagai judi online berkedok trading.


5 Fakta Penting Sistem Trading Mirip Judi, Binary Option, Ilegal di RI!
Ilustrasi trading (Pexels)

AKURAT.CO Warganet kembali membincangkan Binary Option sebagai salah satu jenis trading online yang memiliki kemiripan sistem dengan perjudian. Meski menyediakan sejumlah aset eperti forex hingga saham, Binary Option kini dianggap sebagai judi online berkedok trading. Kini, sejumlah korban pun mulai bermunculan. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait platform Binary Option. 

1. Menebak harga naik atau turun

Binary Option merupakan sebuah sistem trading online. Pengguna atau trader diharuskan menebak harga suatu aset. Pilihan yang bisa ditebak oleh trader adalah harganya nanti bergerak naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan untuk memulai tebak-tebakan harga tersebut, trader haruslah memilih aset yang akan diperdagangkan (trading). Beberapa pilihannya adalah mata uang, indeks saham, kripto, hingga komoditas. 

baca juga:

2. Pertaruhkan sejumlah uang

Setelah menentukan aset, trader selanjutnya diharuskan untuk mempertaruhkan sebagian modal atau deposit yang dimilikinya demi mendapatkan keuntungan. Deposit dari tiap platform Binary Option berbeda-beda. Namun, umumnya, nilai minimum deposit harus USD 10. Nantinya, jika tebakan benar, maka trader bisa saja mendapatkan keuntungan mulai dari 60 hingga 90 persen. Namun, jika tebakannya salah, maka seluruh modal yang dipertaruhkan akan hilang. Hal ini sangat mirip dengan sistem judi. 

3. Viral karena munculnya kasus

Binary Option mencuri perhatian publik setelah seorang kreator konten meminta dua Crazy Rich Indonesia bertanggung jawab atas kerugian yang ia derita. Ia mengaku bahwa Indra Kenz dan Doni Salmanan yang diketahui sebagai master trading termasuk Binary Option, telah menipu banyak anggota dengan total kerugian hingga miliaran rupiah. Ia juga mengaku telah mengalami kerugian hingga Rp540 juta. Bahkan, beberapa orang lainnya ada yang merugi hingga miliaran rupiah. 

4. Afiliator memang ingin orang lain merugi

Dalam sebuah wawancara, aktor Ichal Muhammad yang sebelumnya juga pernah menggeluti aplikasi trading Binary Option, menyatakan bahwa platform Binary Option menginginkan orang untuk rugi. Sementara, para afiliator atau orang yang memberikan rujukan platform Binary Option akan terus mendapatkan komisi dari dana nasabah. 

5. Binary Option tidak dapat izin dari Bappebti

Terkait Binary Option, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa platform tersebut adalah ilegal. Bappebti tidak pernah memberikan izin kepada platform Binary Option karena kegiatan tersebut dilarang oleh UU PBK (Perdagangan Berjangka Komoditi). Bahkan, pada tahun 2021 lalu, Bappebti telah memblokir 92 domain Binary Option. 

Sejumlah platform yang telah dinyatakan oleh Bappebti sebagai plarform binary option ilegal adalah Binomo, Olmp Trade, IQ Option, FBS, Insta Forex, hingga Octa FX.