News

5 Fakta Penting Perjalanan Dubes RI untuk Sudan, Rossalis Rusman Adenan

5 Fakta Penting Perjalanan Dubes RI untuk Sudan, Rossalis Rusman Adenan
Dubes RI untuk Sudan yang sedang menjabat, Rossalis Rusman Adenan, dinyatakan meninggal dunia pad Sabt (3/4) lalu (KBRI Sudan)

AKURAT.CO, Kabar duka datang dari Kedutaan Besar Republik Indonesia. Duta Besar RI untuk Sudan, Rossalis Rusman Adenan dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (3/4) waktu setempat. Dari berbagai konfirmasi yang telah dilakukan, penyebabnya adalah paparan virus COVID-19.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumplkan fakta penting terkait Rossalis Rusman Adenan.

1. Kawal MEA ASEAN

Rossalis Rusman Adenan bukanlah orang baru dalam dunia hubungan internasional. Dirinya sempat menduduki sejumlah jabatan penting, seperti Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri. Bahkan, ketika menjabat dirinya juga sempat mengawal posisi Indonesia menuju pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sejak tahun 2014 silam.

2. Dubes Sudan sejak tahun 2018

Pada tahun 2018 silam, Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah sebanyak 17 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk sejumlah negara sahabat. Salah satunya adalah Pengangkatan Dr. Rossalis Rusman Adenan, MBA menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Sudan dan merangkap Dubes untuk wilayah Eritrea.

3. Berikan bantuan kepada WNI hingga hadiri penyambutan di Senegal

Rossalis melalui KBRI Khartoum, Sudan, pada pertengahan tahun lalu juga telah berhasil menyalurkan 300 paket sembako kepada warga negara Indonesia di Sudan yang terdampak kondisi negara tersebut. Jumlah tersebut dikhususkan pada mahasiswa yang sedang studi di sejumlah universitas. Dirinya juga kerap menghadiri sejumlah acara resmi kenegaraan, salah satunya adalah menghadiri penyambutan pesawat CN235-200MPA yang dipesan oleh negara Senegal.

4. Dekat dengan Ustaz Abdul Somad

Salah satu ulama populer di Indonesia, Ustaz Abdul Somad (UAS) diketahui berhasil meraih gelar doktornya di Omdurman Islamic University, Sudan. Dalam proses penyelesaian studi yang berhasil didapatkan dengan predikat Cum Laude tersebut, UAS kerap berhubungan secara langsung dengan Kedubes RI, terutama Rossalis. Selain itu, sepanjang tahun 2019 lalu, UAS juga sempat diundang untuk mengisi sejumlah kajian. Maka ketika mengetahui bahwa Dubes RI, Rossalis Adenan meninggal dunia, UAS langsung mengajak seluruh umatnya untuk memanjatkan doa.

5. Meninggal di Khartoum

Pada hari Sabtu (3/4) pukul 20.04 waktu setempat, Dubes RI untuk Sudan dan Eritrea, Rossalis Rusman Adenan dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Roya Care, Khartoum, Sudan. Juru Bicara Kemenlu RI juga mengonfirmasi bahwa penyebabnya adalah paparan virus COVID-19. Sebelumnya, Rossalis sempat dirawat selama tiga hari di rumah sakit tersebut.

Hingga kini, Kemenlu masih mengupayakan untuk memulangkan jenazah Rossalis Rusman Adenan ke Tanah Air. Selain itu, Kedubes Sudan juga sedang melakukan tracing menyeluruh kepada berbagai staf dan karyawannya. []

baca juga:

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu