News

5 Fakta Penting Kasus Holywings, dari Promo Minuman Beralkohol hingga Penutupan Gerai di Jakarta

Kasus Holywings masih terus bergulir, setelah kasus promosi yang dianggap sebagai penistaan agama kini Pemprov DKI Jakarta mencabut usaha Holywings.


5 Fakta Penting Kasus Holywings, dari Promo Minuman Beralkohol hingga Penutupan Gerai di Jakarta
5 Fakta Kasus yang Menjerat Holywings, dari Promo Minuman Beralkohol hingga Penutupan Gerai di Jakarta (Instagram/@holywingsbar)

AKURAT.CO, Sejak beberapa hari lalu masyarakat ramai memperbincangkan mengenai Holywings. Tempat hiburan dan klub malam ini menuai kontroversi setelah viralnya promosi yang diunggah di media sosial mereka dianggap berbau SARA. 

Pada unggahan tersebut pihak Holywings akan memberikan minuman beralkohol gratis tiap hari Kamis kepada pemilik nama "Muhammad" dan "Maria".

Berikut sederet fakta kasus yang menjerat Holywings yang berujung pada penutupan gerai di Jakarta. 

baca juga:

1. Promo berbau SARA

Bermula dari beredarnya promosi yang dibuat pihak Holywings dengan poster bertuliskan "Where Is..? These Names Get Free Bottle! Every Thursday. Muhammad-Maria" beserta gambar dua botol minuman alkohol di Instagram @holywingsindonesia dan @holywingsbar pada Rabu (22/6/2022) lalu. Pihaknya akan menggratiskan masing-masing 1 botol pada hari Kamis bagi pengunjung pria bernama Muhammad dan pengunjung wanita bernama Maria. 

Setelah unggahan tersebut menyebar ke media sosial lainnya, masyarakat pun mengecam pihak Holywings karena menilai Holywings telah melakukan penistaan agama dan melukai umat Islam dan Nasrani.  

2. Pihak Holywings meminta maaf 

Ramainya perbincangan mengenai promosi tersebut viral dan menuai kecaman dari berbagai pihak, Holywings menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui unggahan di Instagram mereka. Disampaikan juga bahwa mereka telah memberikan sanksi kepada tim promosi. 

"Permintaan Maaf Terbuka. Terkait dengan viralnya unggahan kami (Holywings Indonesia) menyangkut promosi dengan menggunakan nama "Muhammad & Maria", kami telah menindak lanjuti pihak tim promosi yang membuat promosi tersebut tanpa sepengetahuan manajemen Holywings Indonesia dengan sanksi yang sangat berat," dikutip dari @holywingsindonesia. 

Selain itu juga pihaknya menyatakan tidak ada maksud untuk melakukan penodaan agama di dalam promosi tersebut. 

"Tidak sampai maksud hati kami untuk mengaitkan unsur agama kedalam bagian dari promosi kami, oleh karena itu kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia," lanjutnya.