News

5 Fakta Penting Hari Tani Nasional, Penghargaan Perjuangan Kaum Petani

5 Fakta Penting Hari Tani Nasional, Penghargaan Perjuangan Kaum Petani
Petani saat mencabut padi di sawah yang terendam banji di Kawasan Desa Mekarsari, Rajeg, Tangerang, Banten, Senin (16/5/20220). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Hari Tani Nasional setiap tahunnya diperingati pada 24 September. Peringatan yang dilakukan secara nasional tersebut merupakan sebuah bentuk penghargaan atas perjuangan kaum petani untuk bebas dari penderitaan. Selain itu, dengan sebutan negara agraris, Hari Tani Nasional juga menjadi salah satu bentuk perayaan di sektor pertanian. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta tentang Hari Tani Nasional

1. Petani merupakan sebuah akronim

Pada 1952, Bapak Proklamator Indonesia, Ir. Soekarno atau yang akrab disapa Bung Karno, mempopulerkan istilah petani. Istilah petani merupakan sebuah akronim atau kependekan kata dari Penjaga Tatanan Negara Indonesia.

baca juga:

Pada masa pemerintahannya, ia menargetkan negara bisa stabil dalam berbagai hal khususnya program swasembada pangan. Untuk mewujudkan hal itu, Bung Karno menyadari bahwa petani merupakan kekuatan utama dalam mewujudkannya.

2. Petani menginspirasi Marhaenisme

Marhaenisme merupakan suatu ideologi yang bersumber dari pemikiran Marhaen, seorang petani yang berada di daerah Kabupaten Bandung. Sosok petani tersebut juga akhirnya menginspirasi pembentukan paham marhaenisme. Bung Karno menyadari bahwa kekuatan utama bangsa ini terletak di petani.

3. Ditetapkan pada tahun 1963 

Peringatan Hari Tani Nasional pertama kali ditetapkan pada 1963 silam. Penetapan ini berada di tanggal 24 September dan akan dirayakan setiap tahunnya. Sedangkan penetapan Hari Tani Nasional ini diprakarsai oleh Bung Karno melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 169 Tahun 1963.

4. Bertepatan dengan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) 

Penetapan Hari Tani Nasional ini pun dianggap sangat bersejarah. Pasalnya, penetapan tanggal 24 September bersamaan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Undang-Undang ini menjadi dasar dalam perombakan struktur agraria Indonesia yang sebelumnya penuh dengan kepentingan sebagian golongan akibat warisan kolonialisme.

5. Memiliki makna yang sangat dalam

Setiap 24 September diperingati sebagai Hari Tani Nasional dan ditetapkannya UUPA. Namun tidak hanya itu saja, perayaan Hari Tani Nasional memiliki makna yang sangat dalam. Pasalnya, penetapan Hari Tani Nasional seiring dengan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 pasal 33 ayat (3) yang berbunyi bumi dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai negara dan digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Itulah sejumlah fakta menarik tentang Hari Tani Nasional yang juga diperingati pada hari ini. []