News

5 Fakta Penting Habib Hasan Mulachela, Pengusaha Sekaligus Politisi Dermawan

Tokoh agama asal Kota Solo, Habib Hasan Mulachela, dikabarkan telah meninggal dunia pada Jumat (12/3) pagi.


5 Fakta Penting Habib Hasan Mulachela, Pengusaha Sekaligus Politisi Dermawan
Habib Hasan Mulachela saat berbagi dengan warga

AKURAT.CO, Kabar duka kembali menyelimuti dunia politik Indonesia. Salah satu tokoh agama asal Kota Solo, Habib Hasan Mulachela, dikabarkan telah meninggal dunia pada Jumat (12/3) pagi tadi. Kabar ini juga telah dikonfirmasi oleh keluarga dekat tokoh agama yang dikenal begitu dermawan tersebut.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait Habib Hasan Mulachela.

1. Politisi sejak sebelum reformasi

baca juga:

Habib Hasan Mulachela telah menjadi seorang politisi sejak masa Orde Baru. Karier politiknya dimulai ketika dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Solo yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan. Bahkan, setelah Orde Baru berakhir, pria kelahiran 7 Juli 1957 ini masih dipercaya sebagai anggota DPRD Kota Solo untuk kedua kalinya pada periode tahun 1999-2004.

2. Terjerat kasus korupsi

Pengalamannya dalam dunia politik pun tak selalu mulus. Pada tahun 2011 silam, Hasan Mulachela pernah terjerat kasus korupsi terkait APBD Solo. Akibatnya, pria kelahiran Solo ini sempat dipenjara selama 1 tahun dari Pengadilan Negeri Solo. Namun, ketika itu, dirinya tidak sendiri. Sejumlah anggota DPRD lainnya juga dihukum karena telah terbukti melakukan ‘korupsi berjemaah’.

3. Dukung Gibran jadi wali kota Solo

Setelah menghabiskan masa hukumannya selama satu tahun, akhirnya Hasan Mulachela dinyatakan bebas. Namun, dirinya diketahui tidak lagi aktif dalam berbagai kegiatan politik. Hingga akhirnya, beberapa waktu lalu, Hasan kembali muncul di hadapan publik bersama sosok Wali Kota Solo saat ini, Gibran Rakabuming Raka. Bahkan, dalam sejumlah masa kampanye, Hasan turut hadir demi memberikan dukungannya.

4. Pengusaha yang dermawan

Tomyzul Habib

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu