News

5 Fakta Meninggalnya Direktur Poltekkes Bandung Oman Syarief dan Istri, Kecelakaan Maut di Tol Kendal

Fakta Direktur Poltekkes Bandung meninggal dunia.


5 Fakta Meninggalnya Direktur Poltekkes Bandung Oman Syarief dan Istri, Kecelakaan Maut di Tol Kendal
Direktur Poltekkes Bandung (instagram/bkombandung)

AKURAT.CO Kecelakaan tol kembali menelan korban jiwa. Direktur Poltekkes Bandung Osman Syarief dan istrinya dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tol di Kendal Jawa Tengah. Keduanya dilaporkan meninggal dunia di tempat. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait kecelakaan maut yang menewaskan Direktur Poltekkes Bandung bersama istrinya. 

1. Tol Semarang-Batang

baca juga:

Direktur Poltekkes (Politeknik Kesehatan) Kemenkes (Kementerian Kesehatan) Bandung Dr. Osman Syarief dan istri, Euis Herliany, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan maut di tol Batang. Kecelakaan tersebut terjadi di ruas tol Semarang-Batang KM 372.400 /A. 

2. Menabrak truk

Dilansir dari Tribunnews, kecelakaan maut tersebut diduga karena sang sopir mengantuk. Kecelakaan yang melibatkan mobil Innova Reborn dengan truk tersebut berawal dari mobil Innova yang dikendarai oleh sopir berinisial S dengan penumpang Osman dan istri melaju dengan kecepatan sekitar 100 kilometer per jam. 

3. Sopir diduga mengantuk

Dengan kecepatan tersebut, rombongan menuju Semarang dari arah Solo. Diduga karena mengantuk, sang sopir tidak bisa mengantisipasi laju kendaraan hingga akhirnya hilang kendali. Mobil pun menabrak truk di depannya.

Osman dan istri pun diketahui meninggal dunia di tempat. Sedangkan sang sopir mengalami luka berat dan saat ini telah dirawat di RSI Kendal. 

4. Kecelakaan tengah malam

Rombongan Osman dan istri serta seorang sopir tersebut dilaporkan akan menghadiri acara dinas pertemuan dengan sejumlah direktur lain di Solo. Sedangkan berdasarkan grup Facebook HAKLI Kosmopoliton menyatakan bahwa kecelakaan yang mengakibatkan Dr. Osman meninggal terjadi pada tengah malam atau pada hari Jumat (20/5) sekitar pukul 00.00 WIB. 

5. Dimakamkan di Garut

Setelah kecelakaan terjadi, seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Islam Kendal. Kedua korban meninggal pun juga disemayamkan untuk sementara di rumah sakit tersebut termasuk sopir yang mengalami luka berat. Hingga akhirnya, jenazah Osman dan istri dibawa ke Garut untuk dimakamkan pada hari Jumat (20/5) lalu. 

Kepergiaan Direktur Poltekkes Bandung Dr. Ir. H. R. Osman syarief, MKM dan istri, Euis Herliany sangat mengejutkan dan meninggalkan luka mendalam. []