Ekonomi

5 Fakta Mengejutkan Sepeda Lipat Indonesia ala Brompton, Berdiri karena Ketidaksengajaan

Dengan adanya tren bersepeda yang terus meningkat, sejumlah produsen sepeda pun tumbuh, bahkan di Indonesia. Salah satunya adalah Kreuz. 


5 Fakta Mengejutkan Sepeda Lipat Indonesia ala Brompton, Berdiri karena Ketidaksengajaan
Sepeda lipat Kreuz. (Instagram/kreuz_bike)

AKURAT.CO, Bersepeda kini tengah menjadi salah satu tren baru yang digeluti oleh berbagai lapisan masyarakat. Bahkan, hingga kini, kegemaran ini terus meningkat dengan adanya sejumlah ruas jalan yang khusus diperuntukkan bagi para pengendara sepeda. Tak heran jika sejumlah produsen sepeda tumbuh, bahkan di Indonesia. Salah satunya adalah Kreuz. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait produsen sepeda lipat asal Indonesia. 

1. Berdiri karena ketidaksengajaan

Awal mula pendirian brand sepeda ini disebut oleh kedua founder-nya, Jujun Junaedi dan Yudi Yudiantara sebagai sebuah ketidaksengajaan. Pasalnya, awalnya keduanya memilih untuk memproduksi aksesori tas pannier yang bisa dipasangkan di sepeda lipat Brompton. Namun ternyata, keduanya sepakat untuk melakukan eksplorasi dengan membuat sepeda lipat yang menyerupai Brompton. 

2. Lakukan berbagai percobaan

Sepeda lipat Kreuz dibuat dengan inspirasi dari sepeda lipat Brompton yang memilki tiga lipatan. Dalam proses pertamanya, sepeda ini memiliki detail yang salah meski wheelbase-nya serupa. Keduanya pun terus mencoba hingga akhirnya sepakat untuk melibatkan berbagai industri rumahan, mulai dari tukang bubut hingga tukang cetak plastik. Itulah yang menjadi alasan kenapa harga sepeda lipat ini cenderung lebih murah. 

3. Laku hingga 160 unit per bulan

Hingga Februari 2020 lalu, sepeda Kreuz telah terjual hingga 100 frame. Kini, pabrikan sepeda asli Indonesia ini terjual di angka 160 unit per bulannya. Sedangkan harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Satu set frame sepeda Kreuz dibanderol dengan harga Rp3,5 juta. Sedangkan untuk fullbike, harganya mencapai Rp8 juta. Harga ini pun memiliki selisih yang begitu jauh dengan sepeda lipat Brompton. 

Baca Juga: 3 Rekomendasi Sepeda Lipat Murah Meriah Mulai 1 Jutaan

4. Ekspor ke luar negeri

Kreuz akhirnya mendapatkan sertifikat SNI dari Kemenperin pada bulan Februari 2021 lalu. Selain itu pabrikan sepeda dari Bandung ini juga mendapat dukungan untuk memasarkan produknya di pasar global. Bahkan, permintaan pembuatan sepeda lipat Kreuz yang telah diproduksi hingga tahun 2023 tersebut kini datang tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga luar negeri. Beberapa negara tersebut adalah Singapura, Malaysia, dan Australia. 

5. Dipesan Jokowi

Nama sepeda lipat asal Indonesia, Kreuz terus mengalami peningkatan yang begitu pesat setelah sepeda lipat tersebut dipesan secara langsung oleh Presiden Jokowi dengan nominal sebanyak 2 buah. Bahkan, sepeda khusus tersebut pun diberi nomor frame 0001. Sedangkan sepeda satunya yang diperuntukkan bagi sang Ibu Negara Iriana diberi nomor frame 0002. 

Kini, nama sepeda Kreuz telah mendunia dan mengikuti sejumlah merek terdahulu yang telah mendunia seperti Polygon hingga Element Bike.[]