Ekonomi

5 Fakta Mengejutkan Ribuan Karyawan Bank KB Bukopin Resign Massal!

Fakta ribuan karyawan Bank KB Bukopin resign massal.


5 Fakta Mengejutkan Ribuan Karyawan Bank KB Bukopin Resign Massal!
Bank KB Bukopin (dok. KB Bukopin)

AKURAT.CO Kabar terkait mundurnya karyawan Bank KB Bukopin secara massal cukup mengejutkan publik. Pasalnya, bank tersebut dalam beberapa tahun terakhir justru berhasil mengundang investor luar negeri untuk bergabung. Bahkan, jumlah karyawan yang memilih untuk resign tersebut mencapai 1.400 orang. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait resign massal karyawan Bank KB Bukopin Tbk (BBKP). 

1. Dampak diakuisisi Kookmin Bank

Bank Bukopin diketahui berhasil menarik pihak luar negeri untuk berinvestasi. Pada tahun 2020 lalu, salah satu perusahaan perbankan Korea Selatan, Kookmin Bank, resmi mengakuisisi Bank Bukopin dengan kepemilikan saham 67 persen. Seiring kepemilikan tersebut, Kookmin Bank memutuskan untuk melakukan sejumlah transformasi di tubuh Bank KB Bukopin. Salah satunya adalah perampingan jumlah sumber daya manusia. 

baca juga:

2. Fokus pada IT

Perampingan jumlah sumber daya manusia tersebut dilakukan salah satunya untuk pemenuhan fokus lembaga yaitu pertumbuhan berbasis teknologi dan pengembangan ekosistem IT. Dengan fokus pada dunia digital, Bank yang telah menunjuk salah satu girlband Korea Selatan AESPA sebagai ambassador-nya ini, mulai melakukan perampingan SDM dengan menawarkan program pengakhiran hubungan kerja secara sukarela. 

3. Tidak dibatasi usia

Dari pernyataan perwakilan Bank Bukopin, program tersebut ditujukan bagi semua karyawan dan tidak dibatasi oleh usia maupun masa kerja. Bagi siapapun yang mengikuti program ini, karyawan akan tetap mendapatkan fasilitas asuransi kesehatan bagi pribadi dan keluarga hingga 6 bulan ke depan. Selain itu, karyawan juga bisa mengikuti sejumlah pelatihan yang ditawarkan oleh perusahaan. 

4. Lebih dari 1.400 karyawan mundur

Program pengakhiran hubungan kerja secara sukarela ini sendiri sudah selesai pada 27 Desember 2021 lalu. Sebagai hasilnya, Bank Bukopin mengumumkan telah mengakhiri hubungan kerja dengan 1.400 karyawan. Dengan pengurangan hampir 30 persen tersebut, jumlah karyawan yang masih bekerja di Bank KB Bukopin tersisa 4.800 karyawan saja. 

5. Tidak memengaruhi pelayanan

Secara jumlah, pengurangan karyawan tersebut terbilang cukup banyak. Maka banyak yang menanyakan terkait pelayanan nasabah. Perwakilan dari Bank KB Bukopin menyatakan bahwa pengurangan karyawan tersebut tidak mengganggu operasional perusahaan, termasuk pelayanan nasabah. Bahkan, bank mengklaim bahwa nasabah juga mendapatkan kompensasi lebih baik. 

Selain aspek perampingan SDM, transformasi yang dilakukan oleh Bank BK Bukopin dilakukan dari aspek fundamental hingga infrsatruktur bank.[]