News

5 Fakta Mengejutkan Kasus Wafer Isi Potongan Silet, Motif Pelaku bikin Geleng-geleng

Beberapa waktu belakangan, warga Jember, Jawa Timur, dihebohkan dengan beredarnya wafer berisi benda-benda tajam


5 Fakta Mengejutkan Kasus Wafer Isi Potongan Silet, Motif Pelaku bikin Geleng-geleng
Fakta wafer berisi silet (Istimewa)

AKURAT.CO, Beberapa waktu belakangan, warga Jember, Jawa Timur, dihebohkan dengan beredarnya wafer berisi benda-benda tajam seperti silet, pecahan kaca, hingga isi steples.

Wafer berisi benda tajam tersebut kemudian disebar pelaku di pinggir jalan, hingga akhirnya nanti diambil anak-anak yang sedang bermain.

Bagaimana peristiwa tersebut terjadi dan siapa pelakunya? Berikut AKURAT.CO himpun beberapa faktanya.

1. Hampir memakan korban, pelaku sasar anak-anak

Kasus wafer berisi silet bermula saat ada warga yang melaporkan kepada polisi jika anaknya mendapatkan wafer berisi benda tajam. Menurut Kapolsek Patrang, AKP Hedi Supadmo, setidaknya ada dua anak yang mendapatkan wafer tersebut dan hampir menjadi korban.

Dua anak yang mendapatkan wafer berusia 3 dan 9 tahun. Bahkan, salah satu anak sempat membuka dan memakannya hingga akhirnya dimuntahkan karena berisi benda tajam.

Sementara modus pelaku ialah dengan menyebarkan wafer di jalan yang dekat dengan anak-anak sekitar Jalan Cempedak, RT 3 RW 8 Kelurahan Jember Lor.

2. Polisi berhasil bekuk teduga pelaku

Sementara itu, mendapat laporan dari warga mengenai teror wafer berisi silet, kepolisian Jember langsung bergerak cepat memburu pelaku. Hasilnya, seorang pria berinisial AG (43) berhasil ditangkap tidak lama setelah kabar wafer isi silet viral.

AG sendiri diketahui tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan wafer. Dalam penggeledahan di rumah pelaku, polisi kemudian menemukan barang bukti berupa wafer berisi benda tajam, 1 buah gunting, 1 buah tang potong, dan satu toples potongan seng kecil.

3. Pelaku membeli wafer dan memasukan benda tajam ke dalamnya

Saat dimintai keterangan polisi, pelaku mengaku membeli wafer di warung kemudian membukanya dan mengisinya dengan benda tajam. Potongan silet, isi staples, hingga paku dimasukkan ke dalam wafer, kemudian pelaku menutup kembali bungkus wafer tersebut.

Agar bungkus wafer tertutup rapat seperti baru, pelaku menggunakan korek api. Sekilas, bungkus wafer yang sudah diisi silet itu pun seperti baru dan belum pernah dibuka.

4. Motif pelaku untuk tolak bala

Sementara itu, saat diinterogasi, pelaku menjawab jika hal tersebut ia lakukan untuk tolak bala. Namun, polisi tidak langsung memercayainya. Saat ini polisi masih memeriksa pelaku untuk mendapatkan fakta-fakta yang lain.

5. Pelaku mengaku sudah 10 kali lakukan penyebaran wafer berisi potongan silet

Fakta lainnya yang didapatkan polisi dalam pemeriksaan terhadap pelaku ialah, ia sudah melakukan penyebaran wafer berisi silet ini lebih dari sekali. Bahkan, dalam pengakuannya, ia sudah melakukan hal serupa sebanyak sepuluh kali.

Itu dia beberapa fakta mengenai beredarnya wafer berisi potongan silet yang menghebohkan warga Jember. []