News

5 Fakta Menarik Tom Liwafa, Crazy Rich Surabaya yang Diduga Terlibat Kekaisaran Ferdy Sambo

Tomli mengaku tidak pernah melakukan atau terlibat dalam judi online.

5 Fakta Menarik Tom Liwafa, Crazy Rich Surabaya yang Diduga Terlibat Kekaisaran Ferdy Sambo

AKURAT.CO Penangkapan Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus polisi tembak polisi terus berkembang. Kini, media sosial dihebohkan dengan jaringan judi online Konsorsium 303 yang diunggah oleh sebuah akun Twitter. Dalam jaringan tersebut, juga terdapat nama Crazy Rich Surabaya, Tom Liwafa. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait Tom Liwafa. 

1. Mengawali karier dari menjual stiker

Tom Liwafa lahir dari keluarga yang sederhana. Sempat menjadi seorang vokalis band metal, Tom liwafa memilih untuk mengembangkan kemampuan wirausahanya yang berawal dari kebiasaan kakaknya mengajaknya berkunjung ke sejumlah distro di Surabaya. Pria bernama lengkap Arizza Liwafa ini telah merintis usahanya sejak tahun 2008 silam dengan menjual stiker hingga kaus band ke sejumlah distro dan teman-temannya. Setelah itu, ia pun juga sempat menjual tas di Taman Bungkul Surabaya setiap hari minggu. Hingga akhirnya mampu membangun toko dan gudang barang penjualan. 

baca juga:

2. Memiliki karyawan lebih dari 1.500

Pria kelahiran tahun 1991 ini kini telah meraih kesuksesan. Dari sebelumnya yang hanya bisa menjual 3 bji kaos seharinya, kini, ia dapat menjual hingga 12 ribu barang dalam sehari. Lulusan Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya jurusan Desain Produk dan Magister Manajemen di Universitas Ciputra ini diketahui memiliki sejumlah usaha mulai dari bisnis kuliner hingga bisnis fashion seperti Sei Sapiku, Rozter Project, Handmadeshoesby, Heslin Beauty, hingga Delvation Store. Ia juga telah memiliki lebih dari 1.500 karyawan. 

3. Senang membantu

Selain mengembangkan bisnis di sejumlah wilayah di Indonesia, Tomli tidak lupa dengan Tanah Kelahirannya. Ia diketahui mendirikan sejumlah UMKM di beberapa kota di Mojokerto dan Sidoarjo. Selain itu, ia diketahui sempat melakukan aksi sosial ketika pandemi dengan membagikan sembako berupa kardus berisi mi instan dan beras lima kilogram serta uang tunai senilai Rp1,5 juta kepada sejumlah warga dan pekerja di jalanan. Selain itu, ia juga sempat membantu Gala Sky ketika kedua orang tuanya mengalami kecelakaan. 

4. Tercatut dalam jaringan Konsorsium 303

Sejak munculnya jaringan judi online Konsorsium 303, nama Tom Liwafa terus menjadi perhatian warganet. Jaringan tersebut merupakan kekasiran yang dibentuk salah satunya oleh Ferdy Sambo untuk menggulirkan judi online. Dalam jaringan tersebut, Tom Liwafa diduga sebagai tempat pencucian uang setoran judi online 303. Pencucian uang tersebut dilakukan di sejumlah usaha legal yang dimiliki oleh Tom Liwafa. Setelah itu, uang judi online disetorkan kepada orang lain bernama Nico Afinta melalui Taufik Herdiansyah. 

5. Membantah tuduhan

Jaringan judi online berbentuk grafik tersebut menyeret banyak nama. Namun, Tomli mengaku tidak pernah melakukan atau terlibat dalam judi online. Ia juga membantah berbagai tuduhan yang mengarah kepadanya. Bahkan, ia pun heran dan kaget terkait kabar tersebut karena juga tiba-tiba mendapatkan berbagai pesan dan foto bersama dengan anggota kepolisian. Tomli mengaku jika dirinya siap diperiksa kapan pun. 

Selain itu, Tom Liwafa juga menyatakan jika ternyata tidak terbukti, maka ia siap mengambil langkah hukum terhadap orang yang menyebarkan kabar tersebut. []