News

5 Fakta Menarik Susno Duadji, Jenderal Kontroversial yang Kini Jadi Petani

Susno Duadji mantan Kabareskrim Polri yang sekarang berprofesi menjadi petani.


5 Fakta Menarik Susno Duadji, Jenderal Kontroversial yang Kini Jadi Petani
Susno Duadji, Jendral Kontroversial yang Kini Jadi Petani (Instagram/@susno_duadji YouTube/A3N Channel)

AKURAT.CO, Sosok Susno Duadji sempat menjadi perbincangan dan sorotan pada tahun 2009-2010 silam. Ia sempat terlibat beberapa kasus besar di antaranya adalah korupsi pengamanan Pilgub Jabar dan perkara PT Samlah Arowana Lestari (SAL), bailout Bank Century, kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang melibatkan Antasari Azhar.

Kasus yang tak kalah menjadi sorotan adalah dirinya menyebutkan istilah yang mengundang kontroversi yakni "Cicak vs Buaya" yang dimaksudkan persaingan KPK dengan Polri. Ia juga terlibat dalam mafia pajak Gayus Tambunan. 

Mantan jenderal itu pun akhirnya dijebloskan ke penjara setelah terbukti bersalah atas kasus korupsi yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp 8,1 miliar. Ia menerima hukuman selama 3,5 tahun penjara. Kini dirinya sudah bebas dan menggeluti dunia pertanian di kampung halamannya.

Berikut deretan fakta-fakta menarik mengenai Susno Duadji yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber. 

1. Profil singkat

Mantan Kabareskrim Polri itu merupakan pria kelahiran Sumatera Selatan pada 1 Juli 1954. Usianya kini telah menginjak 67 tahun.

2. Latar pendidikan

Susno Duadji adalah lulusan Akabri Kepololisian. Ia juga mengenyam berbagai pendidikan seperti PTIK, S-1 Hukum, S-2 Manajemen, dan Sespatu Polri.

Tak hanya itu, ia juga mengikuti berbagai kursus dan pelatihan di antaranya adalah Senior Investigator of Crime Course tahun 1988; Hostage Negotiation Course (Antiteror) di Universitas Louisiana AS (2000); Studi Perbandingan Sistem Kriminal di Kuala Lumpur, Malaysia (2001); Studi Perbandingan Sistem Polisi di Seoul, Korea Selatan (2003); dan Training Anti Monet Laundering Counterpart di Washington DC, Amerika Serikat.

3. Karier di kepolisian

Dapat dikatakan kariernya begitu cemerlang di dunia kepolisian. Ia pernah menjabat menjadi Pama Polres Wonogiri tahun 1978, Kabag Serse Polwil Banyumas tahun 1988, Wakapolres Pemalang tahun 1989, Wakapolresta Yogyakarta tahun 1990, Kapolres Maluku Utara tahun 1995, hingga Kapolres Madiun tahun 1997. 

Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolres Malang tahun 1998, Wakapolwiltabes Surabaya tahun 1999, Wakasubdit Gaptid Dit Sabhara Polri tahun 2001, Kabid Kordilum Babinkum tahun 2001, Kabid Rabkum Div Binkum Polri tahun 2001, Pati Yanma Polri (Wakil Kepala PPATK) tahun 2004, Kapolda Jawa Barat 2008, Kabareskrim Polri Okt 2008-Nov 2009, Pati Mabes Polri (Non Job) Nov 2009-Mar 2011, Penasihat Koorsahli Kapolri Mar 2011-Aug 2012. 

4. Bertani

Setelah menghirup udara segar ia pun kembali ke kampung halamannya di Pagaralam, Sumatera Selatan, dan memutuskan menjadi petani. Ia sering membagikan kegiatannya itu melalui akun media sosial miliknya. Ia juga mengajak dan memotivasi masyarakat untuk semangat bertani. 

5. Menanam berbagai tanaman

Dirinya memang terlihat serius dalam menggeluti dunia pertanian. Susno juga menanam berbagai tanaman yang tentunya menghasilkan. Ia menenam sayur, palawija dan buah-buahan antara lain adalah durian, kopi, vanili, kayu gaharu, hingga singkong. Ia pun turun langsung untuk menggarap lahannya. 

Itu dia sederet fakta-fakta menarik mengenai mantan jenderal bintang tiga Susno Duadji yang kini giat bertani. []