Olahraga

5 Fakta Menarik Stadion Kanjuruhan, Namanya Diambil dari Kerajaan Hindu Abad 8 Masehi 

5 Fakta Menarik Stadion Kanjuruhan, Namanya Diambil dari Kerajaan Hindu Abad 8 Masehi 
Tragedi Kanjuruhan meninggalkan duka mendalam bagi sepak bola Indonesia (Istimewa)

AKURAT.CO,Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, tengah menjadi perbincangan saat ini. 

Penyebabnya, Stadion Kanjuruhan menjadi tempat laga Arema vs Persebaya, yang menelan korban jiwa hingga 125 suporter. Ratusan suporter meninggal seusai laga tersebut, Sabtu (1/10/2022).

Ada sejumlah fakta menarik dari Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang perlu kamu tahu:

baca juga:

1. Dibangun dengan biaya Rp35 Miliar 

Stadion ini dibangun dengan biaya sekitar Rp35 miliar. Peletakan batu pertama dilakukan pada 1997.

Seperti stadion pada umumnya di Indonesia, Kanjuruhan juga memiliki lintasan atletik, dimaksudkan sebagai stadion yang bisa dimanfaatkan untuk cabang olahraga lain.

2. Diresmikan Megawati Soekarnoputri 

Stadion ini diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, presiden kelima RI, pada 9 Juni 2004. 

Stadion Kanjuruhan pertama kali diuji coba adalah untuk laga Arema vs PSS Sleman. Laga dimenangi oleh Arema dengan skor 1-0.

3. Namanya dari kerajaan Hindu di Malang 

Nama Kanjuruhan diambil dari kerajaan Hindu, yang konon sempat ada di Kota Malang, pada abad 8 Masehi.

Kanjuruhan diduga telah berdiri pada abad ke-8 Masehi (masih sezaman dengan Kerajaan Taruma di sekitar Bekasi dan Bogor sekarang). 

Dari Wikipedia disebutkan, bukti tertulis mengenai kerajaan ini adalah Prasasti Dinoyo. Rajanya yang terkenal adalah Gajayana. Peninggalan lainnya adalah Candi Badut dan Candi Karangbesuki.

4. Ronaldinho main di Kanjuruhan Juni lalu 

Pada Juni lalu, mantan bintang Brasil Ronaldinho juga pernah bermain di Stadion Kanjuruhan dalam laga uji coba antara Arema, Persik, dan Rans. 

Ronaldinho saat itu bermain untuk tim Rans. Sayang, mantan pemain Barcelona tersebut tidak bermain maksimal karena pertandingan berjalan ke arah serius, bukan sebagai laga fun games.

5. Tragedi Kanjuruhan 

Pada 1 Oktober 2022 akan dikenang sebagai hari terkelam dalam sepak bola Indonesia. Pada tanggal tersebut 125 suporter tewas menjadi korban kerusuhan yang terjadi seusai laga Arema vs Persebaya.

Tragedi Kanjuruhan memancing reaksi luas. Dunia internasional juga berduka atas peristiwa tersebut. Salah satunya ditunjukkan La Liga dengan mengadakan 'hening cipta' untuk mendoakan korban suporter di Stadion Kanjuruhan.[]