News

5 Fakta Menarik Silicon Valley, Bekas Kebun Buah hingga Rumah Bagi Biliuner Dunia

Bukit Algoritma yang digadang-gadang akan menjadi pusat teknologi dan riset ini nantinya akan meniru Silicon Valley yang berada di Amerika Serikat.


5 Fakta Menarik Silicon Valley, Bekas Kebun Buah hingga Rumah Bagi Biliuner Dunia
Fakta menarik Silicon Valley (wikipedia.org)

AKURAT.CO, Proyek Bukit Algoritma menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir. Tempat yang digadang-gadang akan menjadi pusat teknologi dan riset ini nantinya akan meniru Silicon Valley yang berada di Amerika Serikat, di mana berbagai perusahaan teknologi raksasa tercipta.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait Silicon Valley.

1. Tercipta dari perusahaan semikonduktor

5 Fakta Menarik Silicon Valley, Bekas Kebun Buah hingga Rumah Bagi Biliuner Dunia - Foto 1
therichest.com



Silicon Valley terdiri dari dua kata yang memiliki arti masing-masing. Kata pertama Silicon bukanlah salah satu jenis material plastik tetapi silicon yang dimaksud adalah sebuah material yang menghasilkan kualitas semikonduktor yang kemudian menjadi elemen terbaik untuk digunakan dalam chip komputer hingga kini. Sedangkan tempat yang sekarang dikenal sebagai Silicon Valley adalah berupa bukit yang diapit oleh dua gunung dan dulunya dihuni oleh sejumlah perusahaan semikonduktor seperti Intel dan Fairchild. Jurnalis bernama Don Hoefler adalah orang pertama yang memopulerkan nama ‘Silicon Valley’ pada tahun 1971.

2. Fasilitas penelitian AL hingga kebun buah

5 Fakta Menarik Silicon Valley, Bekas Kebun Buah hingga Rumah Bagi Biliuner Dunia - Foto 2
wikipedia.org



Sebelumnya, lokasi Silicon Valley yaitu di San Francisco Bay Area adalah sebuah tempat penelitian milik angkatan laut (AL) Amerika Serikat, lengkap dengan berbagai fasilitas canggihnya. Namun, tak berselang lama, fasilitas canggih tersebut tergantikan dengan berbagai perusahaan elektronik dan teknologi. Sedangkan jauh sebelumnya, salah satu bagian dari Silicon Valley disebut sebagai ‘Lembah Kesenangan Hati atau Valley of the Heart’s Delight’ karena dijadikan sebagai kebun yang menghasilkan berbagai buah dan sayuran.

3. Terdiri dari 30 kota dan 4 juta orang

5 Fakta Menarik Silicon Valley, Bekas Kebun Buah hingga Rumah Bagi Biliuner Dunia - Foto 3
wikipedia.org



Silicon Valley adalah lokasi dengan luas yang terus berkembang. Saat ini, berlokasi di California bagian utara, Silicon Valley memiliki luas hingga mencakup 30 kota yang membentang dari San Francisco ke San Jose. Di dalamnya, juga terdapat 8 universitas bertaraf internasional mulai dari Universitas Stanford, Universitas Harvard, hingga Universitas Carnegie Mellon. Sedangkan jumlah penduduk dari kawasan Silicon Valley mencapai 4 juta orang.

4. Rumah bagi berbagai perusahaan teknologi raksasa dunia

5 Fakta Menarik Silicon Valley, Bekas Kebun Buah hingga Rumah Bagi Biliuner Dunia - Foto 4
therichest.com



Dikenal sebagai pusat teknologi dunia, tak heran jika Silicon Valley adalah rumah bagi berbagai perusahaan teknologi dunia. Beberapa perusahaan besar yang berhasil menguasai sebagian besar wilayah di Silicon Valley adalah Hewlett-Packard (HP), Apple, Alphabet Inc (induk perusahaan Google), eBay, Facebook, Intel, Tesla, hingga Twitter. Tak hanya itu, setengah dari 143 biliuner perusahaan teknologi dunia bertempat tinggal di Silicon Valley.

5. Hidup di mobil hingga dokter gigi keliling

5 Fakta Menarik Silicon Valley, Bekas Kebun Buah hingga Rumah Bagi Biliuner Dunia - Foto 5
therichest.com



Dengan banyaknya biliuner tak heran jika harga properti di Silicon Valley terus melambung. Tak heran pula jika sejumlah insinyur teknologi harus mencari tempat tinggal lain, salah satunya adalah hidup di sebuah mobil van. Silicon Valley juga menjadi tempat bagi berbagai benda portable dan mobile. Beberapa di antaranya adalah mobil dokter gigi keliling hingga mobil ganja kelling.

Sementara di Indonesia, nantinya bukit algoritma yang terinspirasi dari Silicon Valley tersebut akan didirikan di Sukabumi dan menelan biaya hingga Rp18 triliun. []