Ekonomi

5 Fakta Menarik Perjalanan Orang Tua Group, Merajai Bisnis Consumer Goods

5 Fakta Menarik Perjalanan Orang Tua Group, Merajai Bisnis Consumer Goods
Kantor perusahaan Orang Tua Group (OT)

AKURAT.CO Brand Orang Tua atau biasa disebut OT adalah perusahaan yang memproduksi aneka produk kebutuhan sehari-hari yang ditujukan bagi konsumen akhir (consumer goods). Perusahaan dengan logo seorang kakek berjenggot panjang ini telah menghasilkan beragam produk terkenal mulai dari makanan, minuman, hingga produk perawatan diri. Di balik kisah sukses OT yang bertransformasi menjadi sebuah perusahaan besar, ternyata perjalanan OT banyak berisikan fakta-fakta yang mungkin belum banyak diketahui publik.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO merangkum deretan fakta perjalanan perusahaan Orang Tua.

1. Berawal dari menjual anggur kolesom

Orang Tua Group didirikan oleh Chu Sam Yak atau lebih dikenal sebagai Chandra Djojonegoro. Perusahaan ini mengawali kiprahnya di Tanah Air pada tahun 1948, dengan menjual produk minuman kesehatan tradisional berupa anggur. Minuman anggur tersebut mengandung kolesom yang ditujukan sebagai kesehatan herbal.

baca juga:

Karena minat masyarakat terhadap produk mereka cukup baik, setelah memiliki pabrik di Semarang, OT memutuskan membangun pabrik kedua yang berlokasi di Jakarta. Hingga kini, anggur cap Orang Tua yang melegenda tersebut masih diproduksi dan dikenal oleh banyak orang.

2. Terjun ke bisnis consumer goods

Chandra Djojonegoro tidak kaku dalam memimpin perusahaan Orang Tua Group. Melihat kebutuhan konsumen akan produk sehari-hari yang makin meningkat seiring dengan perkembangan zaman, ia pun memutuskan untuk membawa OT merambah ke bisnis consumer goods.

OT mulai masuk ke bidang consumer goods pada tahun 1984. Mereka memproduksi pasta gigi dan sikat gigi sebagai produk rumah tangga pertama dengan merk Formula. Tak berselang lama, di tahun 1985 OT membentuk sebuah holding company bernama ADA yang merupakan kependekan dari Attention, Direction, and Action.

3. Makin melebarkan sayap perusahaan

Melalui holding company ADA, OT semakin mengembangkan usahanya dengan diversifikasi produk dan peningkatan kapasitas produksi. Pada tahun 1985, OT mempercayai PT. Arta Boga Cemerlang sebagai distributor tunggal mereka yang mengelola rantai distribusi produk OT di penjuru negeri.

Tahun 1995, OT resmi mengganti nama ADA menjadi Orang Tua. Selain itu, mereka juga memutuskan untuk melakukan perubahan logo. Bisnis OT semakin berkembang pesat, unit usaha terus bertambah dan mulai meluncurkan produk baru, seperti wafer, biskuit, cokelat, permen, teh dan susu siap minum, perawatan gigi dan mulut, hingga pisau cukur.

4. Memproduksi berbagai brand terkenal

Mungkin banyak dari kita yang belum menyadari bahwa brand ternama yang kita jumpai sehari-hari merupakan produksi Orang Tua Group. Beberapa brand ternama yang diproduksi oleh perusahaan ini antara lain Tango, Fullo, Oops Star, Teh Gelas, Vita Jelly Drink, Prima Protect +, dan lain sebagainya.

5. Meraih berbagai prestasi

OT mengeklaim terus berkomitmen dalam inovasi dan menghadirkan kualitas terbaik pada produk. Berkat komitmen mereka, perusahaan ini berhasil menyabet berbagai penghargaan, bahkan dimenangkan tiap tahunnya. Penghargaan yang mereka raih antara lain Top Brand Award, Indonesia Customer Satisfication Award (ICSA), hingga Superior Taste Award oleh International Taste and Quality Institute (iTQi) Belgium.

Itulah sederet fakta perjalanan perusahaan Orang Tua Group.[]