Ekonomi

5 Fakta Menarik Perjalanan Bank BTN, Berdiri Sejak Era Kolonial

5 Fakta Menarik Perjalanan Bank BTN, Berdiri Sejak Era Kolonial
Bank BTN adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang jasa perbankan. (BTN)

AKURAT.CO Bank Tabungan Negara atau biasa dikenal dengan BTN adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang jasa perbankan. Bank BTN telah berdiri sejak lebih dari satu abad yang lalu. Perjalanan panjang badan usaha ini dalam bidang perbankan tentu menarik untuk ditelusuri lebih jauh. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik mengenai perjalanan Bank BTN.

1. Cikal bakal Bank BTN dimulai sejak zaman penjajahan

Awal mula perjalanan Bank BTN yaitu sejak pemerintah kolonial Hindia Belanda menguasai Batavia. Kala itu, tepatnya tahun 1897, Pemerintah Hindia Belanda mendirikan Postpaarkbank di Batavia. Postpaarkbank adalah lembaga keuangan yang bertujuan untuk mengajak dan membimbing masyarakat agar gemar menabung dan Postpaarkbank juga didirikan untuk memperkenalkan perbankan pada masyarakat.

baca juga:

Di tahun 1942, ketika Jepang berkuasa di Indonesia, mereka mengambil alih semua bank milik Belanda, termasuk Postpaarkbank. Berpindahnya kekuasaan tersebut juga turut mengubah nama Postpaarkbank menjadi Tyokin Kyoku yang berarti Biro Deposito.

2. Peralihan menjadi Bank Tabungan Pos RI

Seusai Indonesia meraih kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945, Pemerintah Republik Indonesia (RI) mengambil alih aset milik Jepang, tak terkecuali Tyokin Kyoku. Kemudian, pemerintah mengubah nama Biro Deposito tersebut menjadi Kantor Tabungan Pos (KTP) Republik Indonesia.

KTP memiliki fungsi sebagai fasilitator penukaran uang Jepang dengan Oeang Republik Indonesia (ORI). KTP sempat dikuasai oleh Belanda ketika kompeni melancarkan agresi militer. Barulah di tanggal 9 Februari 1950, Pemerintah RI mengganti nama KTP menjadi Bank Tabungan Pos.

3. Kelahiran Bank BTN secara resmi

Dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) No. 4 tahun 1963 tentang Perubahan Dan Tambahan Undang-Undang No. 36 Tahun 1953 Tentang Bank Tabungan Pos  tanggal 22 Juni 1963, maka Bank Tabungan Pos secara resmi berganti nama menjadi Bank Tabungan Negara. Tanggal 9 Februari 1950 juga ditetapkan menjadi hari lahirnya Bank BTN. Bank BTN terus berkembang dengan pesat dan berubah dari sebuah unit menjadi induk.

4. Pelopor program KPR

Tanggal 29 Januari 1974, Pemerintah RI mengeluarkan Surat Menteri Keuangan RI No. B-49/MK/I/1974 yang menunjuk Bank BTN untuk menjadi wadah pembiayaan proyek perumahan bagi masyarakat. Maka di tahun 1976, Bank BTN pertama kalinya merealisasikan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

5. Bank BTN bertransformasi menjadi perseroan terbatas

Bank BTN terus melakukan ekspansi usaha dalam bidang perbankan. Tahun 1989 menandai dikeluarkannya obligasi pertama bank milik negara ini. Berkat kesuksesan Bank BTN dalam menjalankan fasilitas KPR bagi rakyat, maka di tahun 1992 status Bank BTN menjadi PT. Bank Tabungan Negara (Persero). Status persero yang disandangnya memungkinkan Bank BTN semakin melebarkan sayap sebagai bank umum (komersial).

Perjalanan panjang yang dilalui Bank BTN membuktikan bahwa BUMN ini terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat Indonesia. Pada tahun 2017, Bank BTN berhasil meraih Peringkat 1 Bank Terbaik Indonesia 2017 dalam ajang Anugerah Perbankan Indonesia VI 2017.[]