Ekonomi

5 Fakta Menarik Orang Terkaya Italia Giovanni Ferrero, Hanya dari Satu Brand Selai Cokelat!

Hanya dari Nutella.


5 Fakta Menarik Orang Terkaya Italia Giovanni Ferrero, Hanya dari Satu Brand Selai Cokelat!
Potret Giovanni Ferrero (foodnavigator.com)

AKURAT.CO, Giovanni Ferrero adalah orang terkaya di dunia yang kekayaannya hanya berasal dari satu sumber saja, yaitu jajanan manis atau aneka permen dan coklat. Salah satu merek yang paling dikenal dan telah menyebar di berbagai pelosok dunia adalah Nutella. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait Giovanni Ferrero. 

1. Perusahaan yang didirikan sang kakek

Perusahaan permen dan coklat milik keluarga Ferrero diawali dari sang kakek, Pietro Ferrero. Sang kakek mendirikan Ferrero Group dengan produk pertama kali berupa coklat bernama gianduja sebagai pengganti dan pendamping cokelat karena adanya kekurangan cokelat pada Perang Dunia II.

Cokelat tersebut dibuat dari hazelnut. Hingga akhirnya jajanan tersebut diganti menjadi Supercrema dan baru berubah ke Nutella pada 1964 silam. 

2. Sang ayah jadi penerus

Ayah Giovanni, Muchelle, memutuskan untuk melakukan berbagai perubahan dan menciptakan sejumlah produk baru mulai dari TicTac, Mon Cheri, Kinder Surprise, hingga Ferrero Rocher. Giovanni dan Pietro menjadi pemimpin Ferrero Group.

Namun, pada 2011, sang kakak, Pietro meninggal dunia dalam kecelakaan sedangkan sang ayah, Michele juga meninggal di rumahnya. Alhasil, Giovanni Ferrero menjadi satu-satunya penerus kerajaan perusahaan permen dan cokelat. 

3. Selalu menolak untuk diakuisisi

Giovanni berprinsip bahwa bidang permen dan cokelat seperti bisnis bir, yaitu hanya 4 brand raksasa yang mengontrol 86 persen pasar dunia. Maka dari itu, pria berusia 57 tahun ini memilih untuk terus mengembangkan perusahaannya seorang diri dan menolak berbagai pinangan akuisisi dari berbagai perusahaan.

Bahkan, ia memilih untuk mengakuisisi berbagai produk mulai dari Thorntons, Kellog, hingga Biskuit Burton yang menghabiskan dana hingga USD 5 miliar atau sekitar Rp71,3 triliun. 

4. Hadapi pekerja anak hingga gugatan kandungan gula

Perjalanan Giovanni pun tak mulus, ia berhadapan dengan berbagai kritik. Salah satunya adalah kritik terkait produksi Nutella yang diduga melibatkan pekerja di bawah umur yang berada di Turki. Demi meredamnya, ia membeli dua perkebunan hazelnut terbesar di dunia agar bisa dimonitor secara langsung pekerjanya.

Selain itu, ia juga menghadapi kritik yang sangat kuat dari kandungan gula yang terkandung di Nutella. Ia juga menghabiskan biaya hingga USD 3 juta atau sekitar Rp42,8 miliar dalam gugatan periklanan di California. 

5. Orang terkaya di Italia

Kini, perusahaan permen dan cokelat Ferrero SpA menjadi perusahaan dengan penjualan terbesar kedua di dunia senilai USD 14 miliar atau sekitar Rp199,83 triliun yang hanya kalah dari Mars yang senilai USD 20 miliar atau sekitar Rp285,48 triliun. Bahkan, kini perusahaan yang berpusat di Alba, Piedmont, Italia, ini dipenuhi dengan lebih dari 34 ribu karyawan dan menjalankan lebih dari 30 perkebunan di dunia.

Tak heran jika kekayaannya menjadi USD 34,6 miliar atau sekitar Rp493,88 triliun dan ia menjadi orang terkaya ke-40 dunia sekaligus orang terkaya di Italia. 

Selain itu, perusahaan Giovanni Ferrero juga bertujuan untuk terus mengalami pertumbuhan sebanyak 7 persen setiap tahunnya dan terus melakukan berbagai akuisisi. []