News

5 Fakta Menarik Lia Eden, Pemimpin Sekte Takhta Kerajaan Tuhan

Lia Eden dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (9/4) lalu. Ia mengembuskan napas terakhir di usia 73 tahun.


5 Fakta Menarik Lia Eden, Pemimpin Sekte Takhta Kerajaan Tuhan
Lia Eden (YouTube/AKURAT.CO)

AKURAT.CO, Lia Eden dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (9/4) lalu. Ia mengembuskan napas terakhir di usia 73 tahun. Kabar tersebut berdasarkan informasi dari Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk) di akun Facebook.

"Lia Eden yang sejak 1995 meyakini terus menerima bimbingan malaikat Jibril telah meninggal," tulis unggahan terbaru dari akun Facebook Sejuk, Minggu (11/4).

Semasa hidup, pemilik nama lengkap Lia Aminudin ini menjadi tokoh yang cukup sering jadi sorotan usai kemunculan Sekte Kerajaan Tuhan. Lia Eden sempat dipenjara sebanyak dua kali yang kemudian ramai menjadi perbincangan di media sosial.

Berikut sederet fakta unik Lia Eden, pemimpin Sekte Kerajaan Tuhan.

1. Ibu rumah tangga perangkai bunga

Lia Eden memiliki nama asli Lia Aminuddin yang lahir pada 21 Agustus 1947 di Jakarta. Sebelum menjadi pendiri sekte, Lia Eden merupakan seorang ibu rumah tangga yang memiliki kesibukan merangkai bunga. Keahliannya ini pernah ditampilkan di sebuah stasiun televisi nasional.

2. Pengakuan bertemu dengan Jibril

Perubahan mulai terjadi pada tahun 1974 silam, di mana ia melihat sebuah bola bercahaya kuning berputar di udara dan lenyap di atas kepalanya saat berada di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa ajaib kedua yang telah mengubah prinsip hidupnya terjadi pada malam 27 Oktober 1995 silam. Ia merasakan kehadiran pemimpin rohaninya, Habib al-Huda, yang mengaku sebagai Malaikat Jibril hingga membuatnya mengaku menerima bimbingan dari Malaikat Jibril terus menerus sejak tahun 1997 hingga kini.

3. Pencetus keyakinan baru

Selama proses pembimbingan itu, ia mengatakan bahwa Malaikat Jibril menyucikan dan mendidiknya melalui ujian sehari-hari yang sangat berat. Proses penyucian itu tak pernah berhenti hingga kemudian Tuhan memberinya nama Lia Eden sebagai pengganti namanya yang lama. Ia mengatakan bahwa Tuhan menyatakan Lia Eden sebagai pasangan Jibril sebagaimana ditulis di dalam kitab-kitab suci dan dinyatakan Tuhan sebagai sosok surgawi-Nya di dunia.

4. Menyebut dirinya Imam Mahdi

Pada 1998, Lia menyebut dirinya Mesias atau Imam Mahdi yang muncul di dunia sebelum hari kiamat untuk membawa keamanan dan keadilan di dunia. Selain itu, dia juga menyebut dirinya sebagai reinkarnasi Bunda Maria, ibu dari Yesus Kristus. Lia juga mengatakan bahwa anaknya, Ahmad Mukti, adalah reinkarnasi Isa. Pemahaman yang dibawanya ini berhasil mendapat kurang lebih 100 penganut pada awal diajarkannya. Penganut agama ini terdiri dari para pakar budaya, golongan cendekiawan, artis musik, drama dan juga pelajar. Mereka disebut sebagai pengikut Salamullah. Beberapa nama juga muncul mewakili penganut Lia Eden, baik Sekte Kerajaan Tuhan, Salamullah, dan Kaum Eden.

5. Dijebloskan ke penjara

Mendirikan keyakinan baru, Lia Eden sempat dipenjara pada 29 Juni 2006 selama 2 tahun. Ia dianggap telah menodai agama, melakukan perbuatan tidak menyenangkan, dan menyebarkan kebencian. Kemudian, Lia Eden dipenjara kembali pada 2 Juni 2009 selama 2 tahun 6 bulan dengan alasan yang sama. Vonis tersebut diputuskan setelah polisi menyita ratusan brosur yang dinilai berisi penistaan agama.

Kabar meninggalnya pemimpin Sekte Kerajaan Tuhan yang sempat menghebohkan Tanah Air ini diketahui dari unggahan Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk) di media sosial Facebook. Hingga kini belum diketahui kronologi atau penyebab kematiannya.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu