News

5 Fakta Menarik Kota Kaohsiung, Kota Terpadat dan Terbesar Kedua di Taiwan

Merupakan kota pelabuhan


5 Fakta Menarik Kota Kaohsiung, Kota Terpadat dan Terbesar Kedua di Taiwan
Kota kaohsiung. (wikipedia.org)

AKURAT.CO Taipei menjadi kota yang paling dikenal di Taiwan. Namun ternyata, Taiwan memiliki kota lain yang juga menyuguhkan berbagai tempat hiburan yakni Kaohsiung.

Kaohsiung adalah kota terbesar sekaligus kota terpadat kedua di Taiwan. Bahkan, kota ini memiliki peran yang sangat penting di awal pendirian Taiwan. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait kota Kaohsiung. 

baca juga:

1. Dipercaya jadi leluhur orang Austronesia

Dari penggalian arekolog diketahui bahwa daerah Kaohsiung telah ditempati manusia sejak lebih dari 4000 Sebelum Masehi. Penduduk pertama wilayah tersebut adalah Austronesia atau nenek moyang orang Aborigin Modern yang bermigrasi dari Malaysia.

Sejumlah kelompok ini bermatapencaharian sebagai nelayan dan petani dalam skala kecil. Hingga kemudian lahirnya pemukiman pertanian dan perikanan di Kaohsiung. Tak heran jika daerah ini juga dipercaya sebagai rumah leluhur orang Austronesia. 

2. Kebudayaan pada abad ke-12

Tanda kebudayaan pertama dilacak mulai muncul pada abad ke-12 dan ke-13 Masehi dengan di bawah pemerintahan Jenghis Khan. Baru pada abad ke-17, orang-orang Eropa mulai berdatangan ke Kaohsiung di bawah penjajahan Spanyol dan Belanda.

Setelah itu, di akhir abad ke-19, Kaohsiung mulai tumbuh menjadi sentral pelabuhan dan daerah militer terutama ketika masa penjajahan Jepang. Kaohsiung juga menjadi wilayah utama yang digunakan Taiwan untuk berkomunikasi dengan pihak luar. 

3. Berganti-ganti nama

Kebudayaan China pertama kali datang ke Kaohsiung pada abad ke-17 silam. Bahkan, nama ini pun kemudian diganti menjadi Takao di akhir abad ke-17. Sejak itu, imigran dari China Daratan mulai berdatangan.

Setelah dikuasai Dinasti Qing, wilayah ini kembali mengalami perubahan nama menjadi Kabupaten Fengshan. Setelah itu, di era penjajahan Jepang, wilayah ini kembali diganti menjadi kota bernama Kaohsiung di awal abad ke-20. 

4. Pusat pemerintah Taiwan selatan

Kohsiung menjadi kota terbesar dan terpadat kedua di Taiwan. Kota seluas 2,9 kilometer ini juga menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi di Taiwan selatan. Dengan populasi 2,72 juta jiwa, kota pelabuhan ini memiliki sejumlah industri kunci mulai dari manufaktur, pembuatan baja, tambang minyak, transportasi berat hingga berbagai perdagangan pelabuhan. Kota ini juga menjadi pusat angkatan laut China di Taiwan. 

5. Berbagai tempat hiburan menarik

Layaknya berbagai kota Asia lainnya, Kaohsiung memiliki wilayah jajanan malam terbesar di Taiwan dengan lebih dari 300 lapak di wilayah seluas 30 ribu meter persegi. Selain itu, stasiun metro di Kaohsiung juga diklaim sebagai stasiun terindah di Taiwan, bernama Stasiun Formosa Boulevard. Meskipun didominasi oleh pemukiman pelabuhan, wilayah ini juga memiliki satu area sangat gersang yang kemudian dijadikan sebagai tempat hiking dengan nama Moon World. 

Itulah deretan fakta menarik dari kota Kaohsiung yang berada di bagian selatan dari Taiwan.  []