Olahraga

5 Fakta Menarik Karier Evan Dimas, Lahir dari Keluarga Sederhana hingga Berbanderol Rp6 M 

Evan Dimas menjadi pemain nasional dengan gaji tertinggi. Data transfermarkt menyebutkan nilai kontraknya Rp6 miliar per musim.[] 


5 Fakta Menarik Karier Evan Dimas, Lahir dari Keluarga Sederhana hingga Berbanderol Rp6 M 
Gelandang timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono (BHAYANGKARASOLOFC.COM)

AKURAT.CO, Evan Dimas tampil buruk pada laga Indonesia melawan Uni Emirat Arab, Jumat (11/6/2021) malam. Kapten timnas ini gagal mengeksekusi penalti pada saat kedudukan 0-2 untuk Uni Emirat Arab pada babak pertama.

Eksekusi gelandang Bhayangkara FC itu mudah dibaca dan bisa ditepis oleh kiper UEA. Banyak yang berpendapat, jika saja penalti Evan berhasil menjadi gol, mungkin Tim Garuda memiliki kesempatan untuk bisa mengejar ketertinggalan.

Alhasil, tim arahan Shin Tae-yong ini harus menelan pil pahit kalah dengan skor 0-5. Indonesia pun harus puas sebagai juru kunci pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G. 

Bagi Evan Dimas, kegagalan ini tentu menjadi pengalaman berharga untuknya. Lebih-lebih ia kini memikul tanggung jawab besar sebagai kapten tim. Menilik perjalanan kariernya, mungkin tak ada yang menyangka ia kini bisa menjadi salah satu bintang sepak bola nasional: 

1. Berasal dari keluarga sederhana

Ayah Evan, Condro Darmono bekerja sebagai satuan pengamanan dan ibunya, Ana Darmono hanya ibu rumah tangga biasa. Tapi, bakat sepak bola sosok kelahiran 13 Maret 1995 ini membuatnya bisa menjadi pemain profesional sukses dan mengangkat ekonomi keluarga. 

Salah satu kisah suksesnya adalah ketika ia berfoto bersama sang ibu di depan mobil Mercedez putih yang dibelinya dari hasil keringat di lapangan hijau.

2. Kariernya berawal di Surabaya

Selepas menyelesaikan sekolah sepak bola dia dua SSB berbeda, Sanana Bhakti dan Mitra Surabaya, Evan Dimas sempat menjadi bagian Persebaya 1927 ketika kompetisi Indonesia pecah menjadi dua. Ia juga sempat menjadi pemain pinjaman di klub Surabaya Muda

3. Kariernya berkembang di level timnas junior

Meski belum memperkuat tim besar, karier Evan Dimas cukup berkembang di level timnas junior. Dimulai dari U-17, U-19, U-23 hingga level senior. Bahkan jumlah trofinya bersama timnas lebih banyak ketimbang di level klub.

Evan Dimas di antaranya menjadi juara AFF U-19 pada 2013, Piala AFF pada 2016, medali perunggu SEA Games 2017 dan perak SEA Games 2019.

Sugeng Wahyudi

https://akurat.co