News

5 Fakta Menarik Gus Samsudin, Pedagang Barang Rongsok Jadi Ahli Spiritual

Fakta Gus Samsudin.

5 Fakta Menarik Gus Samsudin, Pedagang Barang Rongsok Jadi Ahli Spiritual
Gus Samsudin. (Youtube/PADEPOKAN NUR DZAT SEJATI)

AKURAT.CO Gus Samsudin saat ini menjadi perbincangan sejumlah warganet. Pasalnya, sosok pemuka agama tersebut sedang berseteru dengan seorang tokoh populer Pesulap Merah. Perseteruan tersebut diawali dari keberhasilan sosok Pesulap Merah tersebut membongkar ilmu Kulhugeni milik Gus Samsudin. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait sosok Gus Samsudin. 

1. Pedagang barang rongsokan

Sebelum akhirnya menjadi seorang dukun atau ahli spiritual, Gus Samsudin berprofesi sebagai pedagang barang rongsokan atau jual beli besi tua di Blitar, Jawa Timur. Profesi tersebut pun berkembang pesat, meski sempat bermasalah dengan warga sekitar karena bau yang ditimbulkannya. Setelahnya, perjalanan spiritual yang ditempuhnya diawali dari pembentukan kelompok selawat Al Laduni hingga akhirnya kelompok tersebut memiliki ilmu kebal bacok dan akhirnya merambah pengobatan alternatif. 

baca juga:

2. Terapkan ilmu Kulhugeni

Gus Samsudin dikenal sebagai sosok yang memiliki kemampuan spiritual ilmu Kulhugeni. Dari penjelasannya, ilmu Kulhugeni merupakan kemampuan spiritual untuk melakukan berbagai hal di luar nalar manusia, salah satunya yaitu dengan menyembuhkan orang sakit hingga mengusir berbagai hantu di lokasi yang angker. Berbagai aksi tersebut telah terekam dalam sejumlah video yang diunggah di kanal YouTube miliknya yang kini telah memiliki lebi dari 1,6 juta pengikut. 

3. Memiliki padepokan di Blitar

Selain memiliki dua kanal YouTube bernama Padepokan Nur Dzat Sejati dan Gus Samsudin Jadab, sosok Gus Samsudin juga memiliki sebuah padepokan. Padepokan tersebut berada di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur yang telah berdiri selama tiga tahun terakhir. Sebelumnya, sosok dukun asal Lampung tersebut dikabarkan mendalami ilmu agama di Pondok Condro Mowo di Giri Mulyo, Jogo Rogo, Ngawi, Jawa Timur. 

4. Berseteru dengan Pesulap Merah

Perseteruan Gus Samsudin dengan Pesulap Merah diawali dari saling berkomentar di medai sosial. Setelah itu, sosok Pesulap Merah yang memiliki nama asli Marcel Radhival tersebut mendatangi padepokan Gus Samsudin untuk melakukan pembuktian dari ajaran yang diterapkan oleh Gus Samsudin tersebut. Namun, ketika berada di sekitar padepokan, Marcel langsung didatangi oleh pengacara Gus Samsudin dan kepala desa setempat hingga akhirnya Marcel memutuskan untuk pergi dari lokasi tersebut. 

5. Padepokan digeruduk warga

Ternyata, sejumlah warga sekitar padepokan Gus Samsudin menggelar demo agar Padepokan Nur Dzat Sejati tersebut ditutup. Pasalnya, sejumlah warga Desa Rejowinangun, Kademangan, Blitar tersebut menduga padepokan tersebut telah melakukan penipuan dengan modus pengobatan atau rukiah. Namun, Gus Samsudin menolak tuntutan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya telah memiliki izin dan tidak merugikan siapapun. 

Kasus ini pun telah melibatkan sejumlah tokoh masyakarat lintas organisasi di wilayah Blitar. Selain itu, kepolisian Blitar juga telah menangani kasus ini.[]