Entertainment

5 Fakta Menarik Film The Woman King, Angkat Perjuangan Prajurit Wanita Afrika

5 Fakta Menarik Film The Woman King, Angkat Perjuangan Prajurit Wanita Afrika
The Woman King (Dok. The Woman King)

AKURAT.CO, The Woman King baru saja tayang pada Rabu (5/10) di bioskop Tanah Air. Mengusung genre sejarah, film besutan sutradara Gina Prince Bythewood ini menceritakan tentang kerajaan Dahomey, yang sekarang bernama Benin, Afrika Selatan, sekitar abad 18-19.

Sebelum rilis di bioskop, The Woman King pernah ditayangkan di Festival Film Internasional Toronto pada 9 September 2022. Lalu, Sony Pictures pertama kali merilis The Woman King di bioskop Amerika pada 16 September 2022.

Dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta menarik film The Woman King.

baca juga:

1. Sinopsis

Berdurasi 2 jam 25 menit, The Woman King menceritakan tentang sekelompok prajurit wanita tangguh di Afrika. Dipimpin oleh Jenderal Nanisca (Viola Davis), para prajurit itu berlatih keterampilan bertarung demi melindungi kerajaan Dahomey.

Jenderal Nanisca dan pasukannya pun memiliki tekad untuk melenyapkan para musuh ketika sebua ancaman mulai mengganggu kehormatannya. Terlebih, ketika musuh itu mengancam tradisi leluhur.

2. Pemeran utama yang dipuji

The Woman King mendapuk Viola Davis sebagai bintang utama, yakni memerankan Jenderal Nanisca. Perannya yang apik dalam film tersebut membuatnya dipuji oleh kritikus.

"Aktris pemenang Oscar, dikenal karena menggali ke dalam jiwa karakternya, membuat tingkat kedalaman dan nuansa emosional yang mengesankan sebagai Nanisca," ungkap Jamie Broadnax dari Black Girl Nerds menyebut penampilan Viola Davis sebagai yang terbaik dalam kariernya.

Tak hanya Viola Davis, kritikus juga memuji koreografi dalam fim The Woman King.

3. Penulis mendapat ide menggarap The Woman King sejak 2015

Berdasarkan sumber, film ini ditulis oleh  Maria Bello. Menurut pengakuannya, penulis kelahiran 1967 itu mendapatkan ide pada 2015 saat mengunjungi Benin, tempat kerajaan Dahomey berada. Di sana, ia juga mempelajari sejarah Agojie.

Tak lama, Bello mengembangkan cerita itu ke dalam bentuk layar lebar bersama Cathy Schulman, dan mengajukannya ke beberapa studio. Sayangnya, beberapa rumah produksi menolaknya karena masalah keuangan. Lalu, setelah mereka bertemu dengan TriStar Pictures pada tahun 2017, film tersebut mendapat lampu hijau pada tahun 2020.

4. Syuting semat ditunda karena Covid-19

Syuting dimulai di Afrika Selatan pada November 2021. Sayangnya, karena varian Omicron Covid-19, produksi terpaksa ditutup pada minggu ketiga. Bintang utamanya pun, Viola Davis dikabarkan terinfeksi Covid-19. Produksi ditutup selama beberapa minggu dan dilanjutkan kembali pada pertengahan Januari 2022.

5. Raup keuntungan Rp704 miliar di Amerika

Film The Woman King disebutkan telah menghabiskan anggaran hingga USD 50 juta (Rp757 miliar). Lalu, sejak ditayangkan hingga pada 3 Oktober 2022, The Woman King mampu meraih keuntungan hingga USD 46,5 juta (Rp704 miliar), dan diprediksi akan terus bertambah.

The Woman King mendapat respons positif dari penonton hingga mendapatkan rating 94 persen di situs Rotten Tomatoes. []