Ekonomi

5 Fakta Menarik Amancio Ortega, Pendiri Zara yang Sempat Jadi Asisten Penjahit

5 Fakta Menarik Amancio Ortega, Pendiri Zara yang Sempat Jadi Asisten Penjahit
Pendiri Zara, Amancio Ortega (kanan) bersama dengan putrinya Marta Ortega (kiri). (The Telegraph)

AKURAT.CO Siapa yang tidak tahu Zara? Zara merupakan salah satu perusahaan mode internasional terbesar. Zara dimiliki oleh Inditex, sebuah perusahaan pakaian multinasional asal Spanyol yang berkantor pusat di Artexio, Galicia, Spanyol.

Tidak banyak yang tahu bahwa Zara didirikan oleh seseorang bernama Amancio Ortega. Lantas, seperti apa sosok Amancio Ortega, pendiri perusahaan ritel pakaian tersebut?

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO merangkum sejumlah fakta menarik Amancio Ortega.

baca juga:

1. Lahir dari keluarga sederhana di sebuah desa kecil

Amancio Ortega Gaona lahir pada tanggal 28 Maret 1936. Ia dilahirkan di Busdongo de Arbás, sebuah desa kecil yang terletak di Provinsi León, Spanyol dari keluarga yang tidak berada.

Keluarga Ortega memutuskan merantau ke La Coruña, Galicia, Spanyol, karena ayahnya bekerja di stasiun kereta api di wilayah tersebut. Sedangkan ibunya bekerja sebagai ibu rumah tangga.

Ortega adalah anak terakhir dari empat bersaudara. Karena terlahir dari keluarga yang cukup miskin, Ortega terpaksa harus berhenti bersekolah.

2. Sempat menjadi asisten penjahit

Ketika menginjak usia remaja, tepatnya 14 tahun, Ortega sudah mulai bekerja. Pekerjaan pertamanya ialah menjadi asisten penjahit di toko baju lokal bernama Gala. Dari situlah ia belajar untuk membuat pakaian.

Ortega sangat berambisi untuk keluar dari kemiskinan agar mengangkat derajat hidupnya dan keluarganya. Beberapa tahun setelah bekerja sebagai asisten penjahit, ia mengelola koperasi penjahit yang memproduksi lingerie, baju tidur, dan pakaian bayi.

3. Perjalanan awal mendirikan Zara

Berbekal pengalamannya dalam dunia pakaian selama sepuluh tahun, pada tahun 1963 Amancio Ortega bersama keluarganya mendirikan perusahaan mode pertamanya bernama Confecciones GOA, S.A.

Perusahaannya berkembang dengan cepat. Pada 1975, Ortega membuka gerai Zara yang pertama di A Coruña, Galicia, Spanyol. Awalnya gerai tersebut bernama Zorba, lalu ia mengubahnya menjadi Zara karena terdapat sebuah bar di dekat gerainya yang bernama sama. Toko miliknya itu produk serupa dengan produk kelas atas yang sedang populer, tetapi dengan harga yang terjangkau.

Singkatnya, pada tahun 1985, Amancio Ortega mendirikan perusahaan induk untuk Zara, Inditex. Kemudian, Ortega terus melebarkan sayap Zara ke seluruh dunia mulai dari Portugal, Amerika Serikat, hingga Indonesia. Selain Zara, perusahaan induk Inditex juga memayungi merk pakaian terkenal seperti Bershka, Pull & Bear, Stradivarius, Massimo Dutti, Oysho, dan Uterqüe.

4. Menjadi miliarder

Tak cukup berkecimpung di bisnis mode dan fesyen, menurut laporan Forbes Amancio Ortega juga berinvestasi dalam bidang real estate di Madrid, Barcelona, London, Chicago, Miami, dan New York.

Berkat kesuksesannya, Amancio Ortega masuk dalam dafar orang terkaya di dunia. Pada tahun ini, Forbes mencatat Ortega berada di urutan 18 orang terkaya di dunia dan orang terkaya ketiga di Eropa dengan kekayaan mencapai USD62,6 miliar atau sekitar Rp982 triliun (kurs Rp15.690,45).

5. Aktif dalam kegiatan amal

Sebagai seorang miliarder, Amancio Ortega juga aktif dalam kegiatan sosial dan amal. Tercatat di tahun 2012, Ortega menyumbangkan 20 juta euro (Rp326 miliar) ke Caritas Internationalis, organisasi bantuan kemanusiaan Gereja Katolik Roma. Ia juga dikenal sebagai orang yang sederhana. Ortega selalu mengenakan pakaian sehari-hari dengan model yang sama.

Itulah fakta menarik Amancio Ortega. Kegigihannya hingga meraih kesuksesan patut untuk diteladani.[]