News

5 Fakta Lin Che Wei, Tersangka Mafia Minyak Goreng Terbaru!

Fakta Lin Che Wei.


5 Fakta Lin Che Wei, Tersangka Mafia Minyak Goreng Terbaru!

AKURAT.CO, Kejaksaan agung menetapkan Lin Che Wei sebagai tersangka dalam kasus mafia minyak goreng. Dalam kasus korupsi tersebut, tersangka diduga bersekongkol dengan Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Predagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana. 

DIlansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait sosok Lin Che Wei. 

1. Bongkar kasus Lippo

Lin Che Wei dikenal sebagai sosok ekonom terkemuka. Memulai kariernya sebagai analis keuangan di PT. WI Carr, Deutsche Bank Group hingga Societe Generale, namanya semakin dikenal setelah berhasil membongkar skandal Bank Lippo. Lin berhasil membongkar skandal kasus Bank Lippo setelah memeparkan hasil analisisnya. Ia pun semapt didugat sebesar Rp103 miliar oleh Lippo Group. Karena keberhasilannya ini ia pun mendapatkan sejmlah penghargaan. 

baca juga:

2. Danareksa hingga dirikan lembaga penelitian

Pada tahun 2005 silam, Lin Che Wei dipercaya sebagai Presiden Direktur Danareks hingga tahun 2007. Setelahnya ia menjabat sebagai CEO Putera Sampoerna Foundation yang bergerak di bidang pendidikan. Selain bekerja di perusahaan swasta, Lin ternyata juga mendirikan sebuah perusahaan riset yang berfokus pada Anlisis Kebijakan dan Analisis Industri bernama Independent Research Advisory Indonesia. 

3. Relawan Jokowi

Keterlibatan Lin Che Wei dalam pemerintahan sejak ia menjadi panelis di debat Calon Presiden pada tahun 2003 silam. Bahkan, ia juga menjabat sebagai sekretaris team perundingan Pemerintah Indonesia dengan Exxon pda tahun 2006 silam. Tak hanya itu, Lin pernah didapuk sebagai staf khusus dari Menteri BUMN dan staf khusus Menko Perekonomian. Bahkan, Lin merupakan salah satu anggota tim Policy Advisor Menko Perekonomian, Menteri Bappenas, hingga menteri BPN. 

4. Terlibat dalam formulasi kebijakan

Pria kelahiran 1 Desember 1968 ini diketahui menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam formulasi sejumlah kebijakan. Salah satunya adalah pembentukan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit dan pembentukan Industri Biodiesel berbasis Kelapa Saiwt. Selain itu, Lin juga terlibat dalam formulasi kebiakan Penanganan Kebakran Hutand an Lahan hingga Verifikasi Luas Lhaan Kelapa Sawit. 

5. Ditetapkan sebagai tersangka

Kejaksaan Agung telah remsi menetapkan Lin Che Wei sebagai tersangka dalam kasus korupsi CPO. Keputusan ini pun tertuang dalam Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-26/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022 dan Surat Penetapan Tersangka (PIDSUS-18) Nomor: TAP-22/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022. Dengan begitu, Lin Che Wei akan ditahan selama 20 hari pertama dari tanggal 17 Mei hingga 5 Juni 2022. 

Lin Che Wei kini dijerat sejumlah pasal muali dari Pasal 2 Juncto, Pasal 3 Juncto, Pasal 18 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto, dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. []