News

5 Fakta Ledakan Petasan di Kebumen, 3 Orang Dilaporkan Tewas

Ada sekitar delapan orang yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.


5 Fakta Ledakan Petasan di Kebumen, 3 Orang Dilaporkan Tewas
Ilustrasi ledakan (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Menjelang Hari Raya Idulfitri, sebuah peristiwa ledakan petasan terjadi di Kebumen, Jawa Tengah Rabu (12/5) sore. Kejadian ini sontak membuat warga setempat kaget. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada delapan orang yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami dan menyelidiki penyebab ledakan petasan. Lebih lanjut, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto juga turut mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak melakukan kegiatan berbahaya seperti bermain petasan.

Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 5 fakta ledakan petasan di Kebumen.

1. Membuat petasan untuk takbiran

Peristiwa tersebut diketahui berawal dari tujuh orang yang tengah membuat petasan untuk malam takbiran di rumah warga bernama Untung, di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Dalam prosesnya, ketujuh orang itu pun berbagi tugas. Mulai dari menggulung kertas, hingga mengisi obat yang digunakan sebagai bahan membuat petasan.

2. Terjadi ledakan

Saat proses pembuatan berlangsung, tiba-tiba suara ledakan sangat dahsyat terdengar dari rumah Untung sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut informasi, ada sekitar 400 buah petasan yang dibuat oleh warga. Di mana, petasan-petasan tersebut rencananya akan diisi dengan bahan peledak yang beratnya mencapai 5 kilogram.

3. Rumah hancur

Akibat dari peristiwa tersebut, rumah yang tengah digunakan untuk membuat petasan seketika hancur. Dugaan sementara, penyebab dari meledaknya petasan di Kebumen ini akibat salah satu pembuat petasan merokok di area rumah. Namun, hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab dari ledakan tersebut.

4. Tiga orang tewas

Berdasarkan laporan yang dihimpun, ada tiga orang yang meninggal dunia dalam ledakan petasan di Kebumen. Ketiga orang tersebut atas nama Muhammad Taufik Hidayat (27), Rizky Efendi (21) dan Rio Dwi Pangestu (22). Sementara korban yang mengalami luka-luka adalah Bambang Priyono, Sugiyanto, Alib, Irwan Soleh dan Ratna Iswatun Khasanah.

5. Wajah korban tak bisa dikenali

Menurut keterangan sang pemilik rumah, ledakan besar tersebut membuat tubuh korban mengalami luka yang cukup serius di beberapa bagian tubuh. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa ada korban yang mengalami luka di bagian wajah sehingga membuatnya sulit dikenali.

Itulah sederet fakta terkait ledakan petasan di Kebumen, Jawa Tengah.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co