Ekonomi

5 Fakta Kesenjangan Ekonomi Dunia saat Pandemi COVID-19, Kekayaan Biliuner Meningkat

Oxfam, sebuah organisasi global yang fokus pada pengentasan kemiskinan dunia membuat laporan terkait kesenjangan perekonomian dunia


5 Fakta Kesenjangan Ekonomi Dunia saat Pandemi COVID-19, Kekayaan Biliuner Meningkat
Kesenjangan ekonomi semakin terlihat dari laporan Oxfam (weforum.org)

AKURAT.CO, Pandemi COVID-19 telah berjalan lebih dari satu tahun sejak pertama kali ditemukan pada Desember 2019 di China lalu. Akibatnya, sejumlah kabar mengenai ketidaksetaraan mulai bermunculan. Salah satunya adalah laporan yang dirilis oleh Oxfam, sebuah organisasi global yang fokus pada pengentasan kemiskinan dunia.

Dilansir dari laporan Oxfam, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait kesenjangan perekonomian dunia.

1. Hanya butuh 9 bulan

Untuk memulihkan kembali kekayaan seperti sebelum pandemi, 1000 biliuner dunia hanya butuh waktu 9 bulan saja. Sedangkan bagi orang-orang miskin dunia, pemulihan ekonomi dapat selesai dilakukan 14 kali lipatnya atau lebih dari 10 tahun. Secara keseluruhan, kekayaan para biliuner dunia meningkat hingga USD 3,9 triliun (Rp54 kuadriliun).

2. Bayar vaksin hanya butuh 10 biliuner

Selama pandemi, kekayaan 10 orang terkaya dunia mengalami peningkatan yang signifikan. Sedangkan peningkatan kekayaan tersebut dapat digunakan untuk mencegah sejumlah warga dunia untuk jatuh ke kemiskinan yang disebabkan oleh virus. Selain itu, nilai peningkatan tersebut dapat digunakan untuk membeli vaksin bagi setiap warga dunia.

3. Selamatkan 112 juta wanita

Sebanyak 112 juta wanita terancam risiko kehilangan pendapatan dan pekerjaan selama pandemi COVID-19 karena adanya ketidaksetaraan antara wanita dan laki-laki. Jika kesetaraan ini dapat dilakukan di berbagai sektor, 112 juta wanita dapat tetap memiliki pendapatan dan pekerjaan.

4. 1,7 miliar anak dan remaja tidak lagi sekolah

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu