News

5 Fakta Kasus Penembakan Kucing oleh Perwira Tinggi Sesko TNI, Tembak 6 Ekor

Fakta penembakan kucing.


5 Fakta Kasus Penembakan Kucing oleh Perwira Tinggi Sesko TNI, Tembak 6 Ekor
Tangkapan layar unggahan (instagram/rumahsinggahclow)

AKURAT.CO Kasus penembakan kucing saat ini sedang viral diperbincangkan warganet. Setelah diusut, ternyata sosok penembak sejumlah kucing tersebut merupakan seorang anggota TNI. Sosoknya telah dikonfirmasi oleh pihak Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI. 

DIlansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait kasus penembakan terhadap kucing. 

1. Dikonfirmasi oleh TNI

Kabar ini awalnya viral di sejumlah media sosial. Selain itu, beredar video yang memperlihatkan kucing korban penembakan. Terkait hal ini, pihak TNI telah melakukan konfirmasi bahwa kabar tersebut memang terjadi di Sekolah Staf dan KOmando (Sesko) TNI. Konfirmasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Kepala Penerangan dan Pustaka (Kapentak) Sesko Kolonel Laut. 

baca juga:

2. Panglima berikan perintah langsung

Kasus penembakan kucing ini kini sedang diusut oleh pihak Sesko TNI. Kabar ini pun menyita banyak warganet, termasuk Panglima Jenderal TNI Andika Perkasa. Bahkan, Panglima TNI secara langsung memberikan perintah untuk segera menyelidiki kasus ini. Saat ini, pendalaman kasus sedang dilakukan oleh pihak TNI. Kasus tersebut terjadi di Sesko TNI Martanegara, Bandung. 

3. 6 kucing ditembak, satu selamat dengan mata hilang

Kasus ini mencuat setelah akun Instagram @rumahsinggahclow mengunggah sejumlah potret beberapa kucing yang mengalami kondisi mengenaskan. Dalam caption yang ditulis, kucing yang telah ditembak berjumlah enam ekor. Dari enam ekor kucing tersebut, dua di antaranya berhasil diselamatkan sedangkan empat lainnya telah tewas. 

4. Dua kucing hamil

Selain itu, Instagram @rumahsinggahclow juga mengunggah sebuah video yang memperlihatkan sejumlah kucing yang telah mati ditembak. Dari keterangan yang diunggah oleh akun tersebut, tiga kucing yang tewas ditembak dalam kondisi hamil. Sedangkan dua kucing lainnya berhasil selamat dengan mata hancur. Bahkan, pelurunya ada yang masih berada di dalam kepala kucing yang masih hidup. 

5. Brigjen NA menembak dengan senapan angin

Dari penyelidikan yang telah dilakukan oleh pihak Sesko TNI, diketahui bahwa Brighen NA adalah pelaku penembakan tersebut. Menggunakan senapan angin miliknya, Brigjen NA diketahui melakukan penembakan pada Selasa (16/8) siang hari sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan pengakuan, aksi tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kenyaman di lingkungan tempat tinggal dan tempat makan Perwira Siswa Sesko TNI dari kucing liar. Ia pun membantah aksi tersebut dilakukan karena benci terhadap kucing. 

Dengan aksi tersebut, Brigjen NA terancam Pasal 66 UU nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan. Selain itu, ia juga terancam Pasal 66A, Pasal 91B UU nomor 41 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang Undang nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. []