Entertainment

5 Fakta Kasus Minuman Beralkohol Gratis untuk Pelanggan Bernama Muhammad dan Maria dari Holywings

Holywings menuai kecaman publik, setelah mengadakan promo minuman beralkohol gratis bagi pelanggan yang memiliki nama Muhammad dan Maria


5 Fakta Kasus Minuman Beralkohol Gratis untuk Pelanggan Bernama Muhammad dan Maria dari Holywings
Fakta kasus promosi minuman beralkohol gratis Holywings (Instagram/holywingsindonesia)

AKURAT.CO Tempat hiburan malam Holywings menuai kecaman publik, setelah mengadakan promo minuman beralkohol gratis bagi pelanggan yang memiliki nama Muhammad dan Maria. 

Sebelumnya, promosi yang menuai polemik tersebut diunggah di akun Instagram ofisial Holywings Indonesia. Akibat promosi tersebut, kini manajemen Holywings pun resmi dilaporkan ke kepolisian.

Berikut beberapa fakta promosi minuman beralkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria, yang digelar Holywings.

baca juga:

1. Bermula dari promosi di Instagram

Kontroversi promo minuman beralkohol gratis bagi pelanggan yang memiliki nama Muhammad dan Maria diumumkan Holywings di akun Instagram resmi mereka. Dalam poster iklan tersebut, menampilkan dua botol minuman beralkohol Gordon's Dry Gin dengan bertuliskan Muhammad dan Maria.

"Dicari yang punya nama Muhammad dan Maria. Kita kasih Gordon's Dry Gin gratis atau Gordon's Pink Gratis. Never stop flying," tulis narasi dalam iklan tersebut.

Sementara dalam captionnya, akun Holywings Indonesia menuliskan mencari pemilik nama Muhammad dan Maria agar datang ke Holywings.

"Bilangin ke Muhammad dan Maria disuruh ke Holywings sekarang juga," tulis caption unggahan tersebut.

2. Holywings hapus unggahan promosi dan meminta maaf

Sementara itu, dilihat di laman Instagram @holywingsindonesia bercentang biru, unggahan promosi tersebut sudah tidak ada. Akun tersebut justru mengunggah permintaan maaf terbuka.

"Permintaan maaf terbuka. Terkait dengan viralnya unggahan kami (Holywings Indonesia) menyangkut promosi dengan menggunakan nama 'Muhammad dan Maria', kami telah menindak lanjuti pihak tim promosi yang membuat promosi tersebut tanpa sepengetahuan manajemen Holywings Indonesia dengan sanksi yang sangat berat," tulis unggahan akun Instagram Holywings Indonesia.

3. Holywings Indonesia sebut tidak pernah mengaitkan unsur agama di promosinya

Lebih lanjut, dalam permintaan maaf terbuka yang diunggah akun Holywings Indonesia, manajemen Holywings menyebut jika pihaknya tidak pernah mencoba mengaitkan hal-hal terkait agama dalam promosi mereka.

"Tidak sampai maksud hati kami untuk mengaitkan unsur agama kedalam bagian dari promosi kami. Oleh karena itu, kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia," lanjutnya.

"Terimalah permohonan maaf kami dan izinkan kami untuk memperbaiki hal ini erta menjadi lebih baik lagi ke depannya," pungkas keterangan permintaan maaf Holywings Indonesia.

4. Mendapat teguran dari Pemrpov DKI Jakarta

Akibat promosi tersebut, Holywings pun mendapat teguran keras dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal tersebut diungkapkan kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dinas Pariwisata dan Ekonomi Keratif DKI Jakarta, Iffan.

Menurut Iffan, pihaknya sudah menegur secara tertulis Holywings Indonesia. Menurut Iffan, jika Holywings kembali melanggar ketentuan yang ada, maka akan mendapatkan sanksi serius seperti pencabutan atau pembekuan izin usaha.

5. Holywings dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Tidak hanya mendapat teguran keras dari Pemda DKI Jakarta, Holywings Indonesia juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya, oleh Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI). Menurut Ketua Umum HAMI, Sunan Kalijaga, manajemen Holywings dilaporkan atas dugaan kasus penistaan agama.

"Saya bersama tim Himpunan Advokat Muda Indonesia sudah melaporkan adanya dugaan penistaan agama, yang kami duga dilakukan oleh salah satu manajemen kafe," ujar Sunan Kalijaga dalam pernyataannya kepada awak media.

Laporan tersebut sudah masuk ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/3135/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya.

Itu dia beberapa fakta promisi minuman beralkohol gratis dari Holywings bagi pelanggan bernama Muhammad dan Maria, yang berujung laporan polisi. []