News

5 Fakta Kapolres Nunukan AKBP Saiful Anwar Hajar Anak Buah hingga Tersungkur, Korban Minta Maaf!

Sebuah video penganiayaan yang dilakukan Kapolres Nunukan, AKBP Saiful Anwar kepada anak buahnya, viral di media sosial


5 Fakta Kapolres Nunukan AKBP Saiful Anwar Hajar Anak Buah hingga Tersungkur, Korban Minta Maaf!
Video pemukulan Kapolres Nunukan kepada anak buahnya yang viral di media sosial (Twitter/jerangkah)

AKURAT.CO, Sebuah video penganiayaan yang dilakukan Kapolres Nunukan, AKBP Saiful Anwar, kepada anak buahnya, viral di media sosial. Dalam video yang beredar, Saiful Anwar tiba-tiba muncul dengan menendang dan memukul bawahannya.

Akibat serangan bertubi-tubi tersebut, anak buah Saiful Anwar pun tersungkur. Menariknya, tidak lama setelah video penganiayaan tersebut beredar, korban jutsru meminta maaf kepada Saiful Anwar dan publik. 

Berikut beberapa fakta penting kasus pemukulan Kapolres Nunukan kepada anak buahnya.

1. Bermula dari kesalahan visual saat zoom meeting dengan Mabes Polri

Kejadian pemukulan bermula saat AKBP Saiful Anwar merasa kesal, setelah visual zoom meeting dirinya dengan Mabes Polri tidak muncul.

Akibat hal tersebut, AKBP Saiful Anwar kemudian mencari anak buahnya yang bertanggung jawab dengan hal tersebut. Kemudian, terjadilah kasus penganiayaan sebagaimana yang terekam dalam video yang viral.

2. Korban pemukulan, Bripka Sony Limbong, dipukul saat mempersiapkan acara baksos

Dalam video yang viral, terlihat awalnya Bripka Sony Limbong tengah membantu beberapa rekannya mempersiapkan ruangan untuk acara bakti sosial. Namun, tiba-tiba AKBP Saiful Anwar datang dan menendang dan memukulnya hingga tersungkur.

Beberapa rekan polisi yang melihat kejadian tersebut pun tidak ada yang berani memisahkan mereka. Sementara, Bripka Sony tidak melakukan perlawanan apapun saat diserang atasannya tersebut.

3. Bripka Sony Limbong meminta maaf

Tidak berselang lama setelah video penganiayaan AKBP Saiful Anwar kepada Bripka Sony viral, beredar juga video permohonan maaf Bripka Sony. Ia meminta maaf kepada AKBP Saiful Anwar karena telah mempublikasikan video penganiayaan yang menimpa dirinya ke publik.

"Selamat malam Komandang dan rekan-rekan khususnya untuk bapak Kapolres AKBP Saiful Anwar. Saya mohon maaf atas video yang beredar di media sosial. Karena pada saat mengupload video tersebut, saya tidak berpikir secara jernih," ujar Bripka Sony.

"Permohonan maaf ini tidak ada paksaan dari siapapun. Demikian Komandan, mohon maaf yang sebesar-besarnya," imbuhnya.

4. AKBP Saiful Anwar diduga lakukan pelanggaran etik

Sementara itu, menurut Kabid Profesi dan Pengamanan Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol Dearystone Supit, perbuatan AKBP Saiful Anwar memukul anak buahnya sebagai tindakan pelanggaran etik.

Akibat tindakannya tersebut, menurut Dearystone Supit, Saiful Anwar akan menjalani proses proses sidang etik.

5. AKBP Saiful Anwar sudah dinonaktifkan

Lebih lanjut menurut Dearystone Supit, saat ini Saiful Anwar sudah dinonaktifkan sebagai Kapolres Nunukan. Pihaknya pun menyebut akan memproses tuntas kasus ini.

"Kabid Propam akan memproses tuntas kasus ini. Karo SDM juga sudah menonaktifkan yang bersangkutan," jelasnya.

Itu dia beberapa fakta pemukulan yang dilakukan Kapolres Nunukan, AKBP Saiful Anwar kepada anak buahnya. []