Lifestyle

5 Fakta Kanker Kelenjar Getah Bening yang Diidap Randi Bachtiar, Suami Tasya Kamila

Randi Bachtiar tengah mengidap Hodgkin lymphoma atau kanker limfoma Hodgkin stadium 2.


5 Fakta Kanker Kelenjar Getah Bening yang Diidap Randi Bachtiar, Suami Tasya Kamila
Tasya Kamila dan Randi Bachtiar. (Foto: Instagram/tasyakamila)

AKURAT.CO, Kabar kurang menyenangkan datang dari keluarga Tasya Kamila. Sang suami, Randi Bachtiar tengah mengidap Hodgkin lymphoma atau kanker limfoma Hodgkin stadium 2. Kodisi tersebut diungkapkan oleh Tasya Kamila melalui unggahan di media sosial. Selama ini keduanya mencoba merahasiakan kabar tersebut ke publik.

Disebutkan dalam unggahannya, sudah beberapa bulan ini Randi Bachtiar berjuang untuk kesembuhan setelah divonis kanker getah bening. Serangkaian terapi pun telah dijalani Randi Bachtiar, mulai dari operasi thorax hingga kemoterapi. Saat ini Randi sedang menjalani radiasi sebagai tahapan terakhir perawatan.

Berikut sederet fakta mengenai Hodgkin lymphoma yang sedang dialami Randi Bachtiar, suami Tasya Kamila.

1. Penyebab

Hingga kini belum diketahui apa penyebab Hodgkin lymphoma, tetapi kanker bermula dari sel limfosit yang mengalami mutasi genetik. Mutasi tersebut memberi perintah pada sel untuk memperbanyak diri. Beberapa orang yang dirawat mungkin mengalami masalah jangka panjang, bahkan setelah sembuh. Kompilasi utama Hodgkin lymphoma meliputi:

- Sistem kekebalan tubuh yang melemah.

- Kemoterapi dan radioterapi mungkin dapat menyebabkan kemandulan.

- Orang yang pernah menderita Hodgkin lymphoma bisa saja terkena kanker kedua, yakni leukemia atau kanker lain di masa mendatang. Penderita bisa mengurangi risiko kanker kedua dengan gaya hidup sehat.

- Masalah kesehatan lain, seperti penyakit kardiovaskular dan paru-paru.

2. Faktor risiko

Beberapa faktor risiko terjadi pada Hodgkin lymphoma, yakni:

- Usia 15-30 tahun dan di atas 55 tahun yang paling banyak terdiagnosis.

- Kondisi medis yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.

- Pernah terkena virus Epstein-Barr yang menyebabkan demam.

- Riwayat dalam keluarga.

- Lebih banyak menyerang pada laki-laki.

3. Gejala

Tanda yang bisa menyertai Hodgkin lymphoma antara lain:

- Pembengkakan kelenjar getah bening yang tidak nyeri di area leher, ketiak atau selangkangan.

- Demam.

- Berkeringat dingin di malam hari.

- Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas.

- Gatal pada kulit di seluruh tubuh.

- Batuk terus-menerus atau sesak napas.

- Nyeri di kelenjar getah bening setelah minum alkohol.

Pada kasus tambahan, beberapa orang dengan limfoma memiliki sel abnormal di sumsum tulangnya yang saat didiagnosis menyebabkan kondisi seperti:

- Kelelahan yang terjadi terus-menerus.

- Peningkatan infeksi pendarahan berlebihan seperti mimisan, menstruasi berat, bercak darah di bawah kulit.

4. Tahapan

Ada beberapa tahapan untuk menggambarkan kondisi Hodgkin lymphoma, yakni:

- Stadium 1: Tahap awal pembengkakan sel-sel limfoma yang ada di salah satu kelenjar getah bening di area lengan atau leher.

- Stadium IE: Sel kanker limfoma dimulai di satu organ yang berada di luar sistem limfatik dan hanya berada di organ tersebut.

- Stadium 2: Sel kanker menyerang dua atau lebih kelompok kelenjar getah bening, tetapi keduanya ada di satu sisi diafragma.

- Stadium IIE: Sel kanker limfoma yang dimiliki di satu organ tubuh (bukan di sistem limfatik) dan berada di satu atau lebih kelompok kelenjar getah bening terdekat.

- Stadium 3: Sel-sel limfoma di kelenjar getah bening di kedua sisi diafragma. Limfoma juga bisa ditemukan pada satu bagian organ di dekat kelenjar getah bening.

- Stadium 4: Tahap akhir kanker kelenjar getah bening. Sel-sel limfoma ditemukan di beberapa bagian atau satu jaringan, misal hati, paru-paru, tulang, dan sumsum tulang. Kanker yang telah mencapai stadium lanjut dikategorikan parah. Sebagian pasien memiliki kemungkinan sembuh, namun tergantung jenis limfoma yang dialami.

Selain dengan penomoran, dokter juga membagi tahapan memakai huruf:

- A: Tanpa gejala.

- B: Dengan gejala seperti demam, keringat dingin malam hari, penurunan berat badan yang tak jelas.

- E: Di luar sistem limfatik.

- D: Limfoma ditemukan di limfa.

5. Penyembuhan

Adapun pengobatan umum yang diberikan pada pengidap Hodgkin lymphoma, yakni serangkaian kemoterapi, terapi tertarget, radiasi hingga transplantasi.

Itulah beberapa fakta terkait kanker limfoma Hodgkin.[]

Ahada Ramadhana

https://akurat.co