News

5 Fakta Ibu Polisikan Anak karena Jual Isi Rumah demi Senangkan Pacar

Fakta ibu polisikan sang anak.


5 Fakta Ibu Polisikan Anak karena Jual Isi Rumah demi Senangkan Pacar
Genting rumah telah dicabuti dan siap dijual. (dok. Polsek Pundong)

AKURAT.CO Sebuah insiden memilukan terjadi di Kabupaten Bantul, Dareah Istimewa Yogyakarta (DIY). Seorang ibu terpaksa melaporkan anaknya kepada pihak berwajib setelah sang putra semata wayangnya, DRS, nekat menjual seluruh isi rumah ibunya demi menyenangkan sang pacar. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait kasus ibu melaporkan anaknya berikut. 

1. Menjual perabotan rumah sejak Oktober 2021

Pelaku berinisial DRS tersebut ternyata telah melakukan aksinya sejak 14 Oktober 2021 lalu. Bahkan, awalnya, sang ibu pun memaklumi perilaku anaknya yang menjual berbagai perabotan rumahnya. Namun, sang ibu pun akhirnya sampai ke batas kesabarannya setelah ia melihat berbagai perabotan seisi rumahnya telah habis terjual oleh sang anak, yang telah melakukannya selama kurang lebih 1 bulan terakhir. 

2. Genting jadi barang berharga terakhir

Selama satu bulan tersebut, DRS diketahui telah menjual habis hampir seluruh perabotan yang ada di dalam rumahnya. Berbagai perabotan tersebut mulai dari kursi, lemari, hingga pintu. Bahkan, genting rumahhnya pun hampir saja terjual habis. Namun, sang ibu berhasil memergoki sang anak yang ketika itu telah mengangkut genting ke bak truk. Sedangkan aksi tersebut berani dilakukan DRS setelah ayahnya meninggal dunia pada April 2021 lalu. 

3. Penjualan digunakan untuk menyenangkan sang pacar

Sang ibu tidak pernah mengetahui untuk apa uang hasil penjualan perabotan tersebut. Hingga akhirnya, DRS mengaku jika hasil penjualan tersebut digunakan untuk bersenang-senang dengan pacarnya. Uang tersebut digunakan untuk membeli berbagai hadiah kepada pacarnya yang ternyata tinggal di Ngawi, Jawa Timur. Sedangkan pertemuan DRS dengan pacarnya terjadi sekitar 1 bulan lalu ketika ia masih berprofesi sebagai driver ojol jatuh cinta kepada penumpang yang telah diantarkannya ke Terminal Giwangan. 

4. Kerugian capai puluhan juta

Sebelumnya, sang ibu juga bercerita bahwa setiap harinya selama satu bulan terakhir, sang anak tidak tinggal bersamanya di rumah tersebut melainkan tinggal di rumah tempat ia bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART). Sedangkan kerugian dari hilangnya perabotan rumah tersebut diduga mencapai lebih dari Rp24 juta. Harga tersebut cenderung kecil karena berbaga perabotan tersebut diduga dijual dengan harga yang begitu murah jauh dari harga aslinya. 

5. Ibu terpaksa melaporkannya ke polisi

Sang ibu mengaku bahwa keputusannya untuk melaporkan anaknnya kepada pihak berwajib sangatlah berat. Ia mengaku terpaksa karena anaknya sudah tidak bisa dinasihati tidak hanya oleh ibunya tetapi juga tetangganya. Itulah mengapa setelah masa mediasi, sang ibu tetap meneruskan laporannya kepada polisi. Dengan begitu, DRS dijerat Pasal 367 KUHP tentang Pencurian Dalam Keluarga dengan ancaman penjara hingga 5 tahun. 

Saat ini, DRS telah mendekam di Polsek Pundong. Selain itu, DRS juga telah meminta maaf kepada ibunya dan telah mengaku menyesali perbuatannya.[]