News

5 Fakta Hakim Agung Gazalba Saleh, Jadi Tersangka Baru KPK

5 Fakta Hakim Agung Gazalba Saleh, Jadi Tersangka Baru KPK
Hakim Agung Gazalba Saleh (kiri) setelah diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Kamis (27/10/2022). (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Hakim Agung Gazalba Saleh (GS) sebagai tersangka pada Kamis (10/11/2022). Gazalba Saleh terlibat dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA). Lantas, siapa sebenarnya Hakim Agung Gazalba Saleh?

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta mengenai Gazalba Saleh.

1. Lulusan Ilmu Hukum

Gazalba Saleh berasal dari Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Ia menyelesaikan studi S1 di Universitas Hasanuddin dengan jurusan Ilmu Hukum. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister di Universitas Padjajaran dan berhasil meraih gelar S2 Ilmu Hukum. Gazalba Saleh menyelesaikan gelar doktoralnya di Universitas Padjajaran dengan jurusan yang sama.

baca juga:

2. Hakim Agung Mahkamah Agung (MA)

Selain menjadi hakim agung, Gazalba Saleh juga menjadi dosen di beberapa universitas. Ia sempat mengajar di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Universitas Sahid, Universitas Hang Tuah, dan Universitas Narotama Surabaya. 

Ia menjadi Hakim Agung MA pada tanggal 27 November 2017. Gazalba Saleh merupakan Hakim Agung MA untuk kamar pidana. Dia dilantik sebagai salah satu hakim agung oleh Ketua Mahkamah Agung, M Hatta Ali. Pelantikan dan pengambilan sumpah didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Nomor: 117/P Tahun 2017 tertanggal 26 Oktober 2017.

3. Harta kekayaan Gazalba Saleh

Gazalba Saleh yang menjabat sebagai Hakim Agung Mahkamah Agung harus rutin melaporkan harta kekayaannya kepada KPK. Dilansir dari laman resmi e-lhkpn KPK, elhkpn.kpk.go.id, harta kekayaan Gazalba Saleh terakhir yaitu sebesar Rp7.882.108.961. Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp5,2 miliar, alat transportasi senilai Rp120 juta, harta bergerak lainnya sebesar Rp260.600.000, serta kas dan setara kas sebesar Rp2,3 miliar.

4. Pernah potong hukuman Edhy Prabowo

Gazalba Saleh pernah disorot karena pernah menangani perkara suap pengurusan izin ekspor benih lobster atau benur yang dilakukan oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.Ia menjadi salah satu dari tiga hakim yang mengadili Edhy Prabowo di tingkat kasasi. 

Edhy yang dalam tingkat banding mendapatkan hukuman 9 tahun penjara, dipotong menjadi hukuman 5 tahun penjara pada putusan kasasi. Hakim menilai hal tersebut karena Edhy telah bekerja dengan baik selama menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Hakim juga memuji kebijakan Edhy yang membuka keran ekspor benih lobster telah menyejahterakan masyarakat, terutama para nelayan kecil.

5. Menjadi tersangka baru KPK

Baru-baru ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gazalba Saleh sebagai tersangka baru terkait pengembangan kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA. Pihak KPK mengaku bahwa mereka telah mengantongi bukti yang cukup untuk mengembangkan kasus tersebut.

Itulah fakta Hakim Agung Gazalba Saleh yang menjadi tersangka baru KPK. []