Entertainment

5 Fakta Desa Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli Film KKN di Desa Penari

Menurut penuturan Sudirman, kejadian tersebut merupakan kisah nyata yang terjadi di hutan dekat wisata Rowo Bayu pada tahun 2008 silam.


5 Fakta Desa Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli Film KKN di Desa Penari
Potret para pemain KKN Desa Penari (Instagram)

AKURAT.CO Film KKN di Desa Penari masih terus menjadi perhatian warganet. Telah ditonton lebih dari 6 juta orang sejak pertama kali dirilis pada 30 April 2022 lalu, banyak yang penasaran dengan film garapan Rudi Soedjarwo ini. Salah satunya adalah Desa Rowo Bayu Banyuwangi yang diklaim sebagai lokasi asli dari film KKN di Desa Penari. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan berbagai fakta penting dari Desa Rowo Bayu Banyuwangi. 

1. Menteri BUMN tertarik

Sejumlah warganet pun mengeklaim bahwa Desa Rowo Bayu Banyuwangi sebagai lokasi asli dari film KKN di Desa Penari. Tak hanya warganet, film ini juga menarik perhatian sosok Menteri BUMN RI Erick Thohir. Bahkan, ia mengundang seorang tokoh dari daerah Rowo Bayu untuk diwawancarai dan diunggah melalui akun Instagram miliknya. 

baca juga:

2. KKN di Desa Penari merupakan kisah nyata

Tokoh dari daerah Rowo Bayu tersebut merupakan pengelola sekaligus penjaga kawasan wisata religi Rowo Bayu di Dusun Ketangan, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bernama Sudirman. Menurut penuturan Sudirman, kejadian tersebut merupakan kisah nyata yang terjadi di hutan dekat wisata Rowo Bayu pada tahun 2008 silam. Sedangkan para mahasiswa tersebut berasal dari Surabaya. 

3. Dua mahasiswa meninggal

Kisah tersebut bermula dari adanya dua mahasiswa yang berpacaran. Keduanya pun menjelajah ke area utara situs Rowo Bayu dan kemudian bertamu di sebuah rumah hingga mendapati bahwa desa yang didatanginya bernama Desa Penari. Ketika pulang, ia dan kekasihnya dibekali sebuah bingkisan. Begitu kembali untuk bertemu dengan teman-temannya dan menceritakan pengalamannya, teman-temannya tidak percaya hingga dibukalah bingkisan tersebut yang ternyata merupakan sebuah kepala kera yang baru dipotong. Beberapa hari setelah membuka bingkisan tersebut, si pria meninggal dan seminggu setelahnya sang wanita menyusul. 

4. Tempat wisata

Rowo Bayu dikenal dengan tempat wisatanya berupa telaga yang berada di kaki Gunung Raung. Selain itu, ada juga area KRPH Perhutani Banyuwangi Barat yang rimbun. Danau tersebut memang menyimpan misteri namun danau tersebut menjadi saksi perjuangan masyarakat Banyuwangi dalam melawan penjajah. 

5. Lokasi perang

Menurut sejumlah sumber, Rowo Bayu merupakan lokasi perang Puputan Bayu bagi masyarakat Banyuwangi melawan VOC. Perang tersebut dianggap sebagai salah satu perang besar yang menewaskan lebih dari 60 ribu orang. Beberapa ahli sejarah juga menyatakan bahwa perang tersebut merupakan salah satu perang terkeji di Nusantara karena pejuang Banyuwangi banyak yang memenggal kepala orang Belanda dan mengaraknya di perkampungan. 

Hingga kini, kabar terkait lokasi dan sosok mahasiswa yang terlibat dalam cerita KKN di Desa Penari masih simpang siur dan belum jelas kebenarannya.[]