Lifestyle

5 Cara Bijak Atasi Pertengkaran Kakak Adik

Faktor terbesar penyebab kakak suka mengganggu adiknya adalah rasa cemburu. Oleh sebab itu, kamu harus bijaksana mengatasi pertengkaran kakak adik ini.


5 Cara Bijak Atasi Pertengkaran Kakak Adik
Ilustrasi pertengkaran kakak adik (POP SUGAR)

AKURAT.CO, Menggoda dan menjahili saudara kandung bisa menjadi sumber gangguan dan konflik besar bagi keluarga. Kakak sering menjahili adiknya seperti dengan mencubit, menjambak, atau memukulnya.

Kamu pun harus bijaksana mengatasi kondisi ini. Jangan pernah menjauhkan anak-anak dari konflik tapi ajarkan mereka untuk menyelesaikannya. Yang paling penting, kamu harus memastikan pertengkaran tersebut tidak membuat kakak dan adik saling membenci dan tidak mau bermain bersama.  

Berikut Akurat.co uraikan beberapa tips untuk mengatasi pertengkaran antar kakak adik di rumah, Selasa, (21/9/2021): 

Tetap tenang dan jangan berteriak

Meskipun pertengkaran kakak adik membuat kamu kesal, jangan pernah berteriak. Itu hanya akan membuat anak-anak merasa terkejut, tetapi tidak akan mencegah mereka melanjutkan pertengkaran. Selain itu, amukan kamu hanya akan membuat emosi anak menjadi tidak stabil. Jadi, tetap tetang meskipun pertengkaran kakak adik itu sudah membuatmu sangat jengkel. 

Jadi penengah

Jika memang perlu terlibat, tugas kamu bukanlah memutuskan siapa yang benar dan siapa yang salah. Kamu hanya seorang penengah. Mulailah percakapan dengan menyatakan apa yang kamu dengar atau lihat. Mintalah setiap anak menjelaskan sisi ceritanya tanpa berteriak atau melontarkan hinaan.

Untuk memastikan mendengarkan satu sama lain, mintalah mereka mengulangi apa yang dikatakan saudaranya. Kemudian ajukan pertanyaan, "Apa yang bisa kita lakukan untuk menyelesaikan ini?" Biarkan setiap anak membagikan ide dan pendapatnya.

Cobalah salah satu solusi yang diusulkan, tidak peduli seberapa gila kedengarannya. Jika mereka membutuhkan arahan lebih lanjut, tawarkan solusi terbaikmu. Minta mereka untuk saling meminta maaf dan berpelukan. 

Cara ini akan mengajarkan anak untuk menyelesaikan perselisihan mereka sendiri, tanpa kamu terlibat langsung. Ini memang tidak mudah karena waktu dan energi, tetapi hasilnya sepadan

"Melakukannya setiap kali mereka berkelahi itu sulit. Tetapi jika kamu menerapkan strategi ini beberapa kali, mereka akan memahaminya. Dan pada akhirnya, mereka akan belajar menyelesaikan perselisihan tanpa kamu. Itulah intinya," kata Laurie Kramer, Ph.D., seorang psikolog di University of Illinois di Urbana-Champaign.

Jadikan mereka satu tim, bukan pesaing

Ini bukan berarti kamu harus selalu menjauhkan anak-anakmu satu sama lain. Kamu hanya perlu mulai menyebut mereka sebagai sebuah tim. Ini akan mengajari mereka arti persaudaraan sejak dini.

Gunakan kata "kalian" alih-alih menggunakan nama. Misalnya, "Kalian berdua adalah pemain bola yang hebat" atau "Kalian berdua tampak keren memakai baju itu." 

"Saudara-saudara yang merasa seperti mereka bekerja sama, bukannya menjadi lawan, secara alami akan saling membantu," kata Mark Feinberg, Ph.D.

Bersikap tegas

Ketika anak-anak bertengkar, sangat penting untuk memastikan itu tidak semakin memanas, baik secara fisik maupun emosional. Jangan ragu untuk campur tangan bila pertengkaran sudah jika salah satu dari anak-anak menjadi kasar secara verbal menghancurkan barang-barang berharga orang lain, atau memukul atau menggigit.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Pediatrics menemukan bahwa anak-anak yang mengejek, menghina, menampar, atau mendorong saudara mereka dapat melakukan kerusakan mental dan fisik.

Ajarkan mengungkapkan emosi dengan cara yang tepat

Terkadang anak-anak belum tahu cara mengungkapkan emosinya. Misalnya, sang kakak cemburu dengan adiknya karena selalu mendapat perhatian. Alih-alih mengungkapkannya kepada kamu, dia malah akan menjahili adiknya. Alasan lainnya mungkin sang kakak kesal karena adiknya merusak mainannya. 

 "Sangat penting untuk berbicara tentang emosi di luar bahagia, sedih, dan marah," kata Dr. Kramer.

Ajari anak cara yang tepat untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Ini merupakan langkah pertama yang penting dalam mempelajari cara mengelola emosi.

Itulah beberapa tips untuk mengatasi pertengkaran kakak adik di rumah. Yang terpenting, jangan pernah membeda-bedakan anak. Sekecil apa pun perbedaan yang kamu berikan, anak pasti bisa merasakannya. Selain itu, jangan ragu untuk menerapkan peraturan yang tegas di rumah.[]