Ekonomi

480 Emisi, Nilai Nominal Outstanding Obligasi dan Sukuk BEI Rp435,79 Triliun

Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 28 emisi dari 22 emiten senilai Rp32,93 triliun


480 Emisi, Nilai Nominal Outstanding Obligasi dan Sukuk BEI Rp435,79 Triliun
Ilustrasi - Obligasi (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 28 emisi dari 22 emiten senilai Rp32,93 triliun. Sedangkan, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai dengan saat ini berjumlah 480 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp435,79 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 128 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 145 seri dengan nilai nominal Rp4.215,27 triliun dan US$400,00 juta.

" Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp6,80 triliun," ujar Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono melalui keterangan resminya di Jakarta, Minggu (2/5/2021).

Sekadar informasi, dua obligasi resmi dicatatkan di BEI pada pekan ini, pada Rabu (28/4) PT Bussan Auto Finance menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bussan Auto Finance Tahap II Tahun 2021 dengan nilai nominal sebesar Rp1.225.000.000.000,00,-. 

PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) memberikan peringkat AAAidn (Triple A) untuk obligasi ini. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menjadi Wali Amanat dalam emisi ini. 

Selanjutnya pada Kamis  (29/4) PT Bank Mandiri Taspen turut menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Taspen Tahap II Tahun 2021 yang resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp2.000.000.000.000,00,-. Hasil pemeringkatan dari Fitch untuk Obligasi ini ialah AAidn (Double A). PT Bank Permata Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Adapun perdagangan di BEI pada Kamis (29/4) ditutup dalam rangka Seremoni Peluncuran Indeks IDX-MES BUMN 17, indeks tersebut merupakan inisiasi dari Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) bekerjasama dengan BEI. Acara tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BEI dan MES, perjanjian ditandatangani oleh Ketua Umum Pengurus Pusat MES Erick Thohir dan Direktur Utama BEI Inarno Djajadi. 

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen yang turut menyampaikan sambutannya serta menyaksikan penandatanganan kerja sama tersebut.

Pada kesempatan yang sama juga diselenggarakan Talk Show Virtual dengan tema “Mengenal Lebih Dekat Indeks IDX-MES BUMN 17”, dengan Narasumber perwakilan dari BEI, MES serta pelaku pasar. Seluruh rangkaian acara  disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Indonesia Stock Exchange dan platform Zoom bagi para undangan dan masyarakat yang ingin menyaksikan secara daring dan tidak dapat menghadiri acara di Main Hall BEI. 

Selain itu, diselenggarakan pula Konferensi Pers terkait Peluncuran Indeks IDX-MES BUMN 17 dengan Narasumber Sekretaris Jenderal MES, Iggi Haruman Achsien dan Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi, Konferensi pers tersebut diliput oleh Wartawan Pasar Modal secara virtual melalui platform Microsoft Teams.[]

Denny Iswanto

https://akurat.co