News

Wilayah Jatiuwung Kota Tangerang Dilockdown

Hal ini menyusul adanya 47 warga yang Positif Covid-19


Wilayah Jatiuwung Kota Tangerang Dilockdown
Suasana di Jatiuwung

AKURAT.CO Pemkot Tangerang memberlakukan lockdown di wilayah RT 01 dan RT 03 RW 03 lantaran ada 47 warganya yang positif Covid-19, Selasa, (8/6/2021). 

Hal tersebut setelah adanya rapid antigen massal di RT 01 saat ada warganya yang mengeluhkan sakit.

Pantauan di lokasi, akses pintu masuk ke RT 01 RW 03, akses keluar masuk di sana sudah tertutup rapat. Bukan hanya kendaraan, warga yang berjalan kaki pun tidak diperkenankan masuk jika sudah keluar dari wilayah RW 03 tersebut.

Pintu gerbang pun dijaga ketat oleh Satgas Covid-19 yang terdiri dari kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Sekira 60 menit di lokasi, ada puluhan warga yang coba untuk masuk lagi ke kompleknya namun dihalangi petugas.

Sebab, untuk masuk kembali harus menyertakan surat bebas Covid-19 minimal dari swab Antigen.

"Kalau keluar boleh silahkan saja, tapi kami sudah ingatkan kalau mau masuk lagi harus bawa surat bebas Covid-19 minimal Antigen. Kalau enggak bawa ya kami larang walau warga sini," jelas seorang petugas dari Satpol PP Kota Tangerang di lokasi.

Namun ada saja beberapa warga yang sempat bersitegang dengan petugas. Dia merasa kalau sudah puluhan tahun tinggal di RT 01 RW 03 Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung.

Warga berinisial A tersebut beralasan hanya sebentar ke depan untuk membeli rokok dan perbekalan lainnya.

"Iya saya sudah dikasih tahu pas keluar harus bawa antigen lagi pas masuk tapi saya cuma 5 menit ke depan. Saya pakai masker juga, ini enggak bawa HP terus gak bisa masuk? Yang bener aja," teriak A kepada petugas.

Untung saja, A mengalah untuk putar balik dan meninggalkan petugas sambil memasang raut wajah kesal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengatakan, puluhan warga tersebut diketahui positif usai ada satu orang yang dinyatakan reaktif Covid-19 namun tidak melapor sehingga menularkan kepada yang lain.

"Makanya kita masih lakukan lockdown untuk wilayah tersebut," tuturnya.[]