Ekonomi

420 Ton Daging Sapi Impor Asal Brasil Bakal Jejali RI Sebelum Lebaran

420 Ton Daging Sapi Impor Asal Brasil Bakal Jejali RI Sebelum Lebaran
Pedagang menata daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Minggu (14/2/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, PT Berdikari (Persero) selaku BUMN peternakan akan mendatangkan 420 ton daging sapi impor asal Brasil sebelum Hari Raya Lebaran yang jatuh pada 13-14 Mei 2021.

"Total bisa 420 ton (daging sapi impor) bisa masuk sebelum Hari Raya Lebaran," ujar Direktur Berdikari, Harry Warganegara dilansir dari Antara, Selasa (30/3/2021).

Harry merinci pada April, Berdikari bisa mendatangkan 7 kontainer atau sekitar 196 ton daging sapi.

"Kemudian pada Bulan Mei ada 19 kontainer, namun hanya 8 kontainer yang bisa masuk sebelum Hari Raya Lebaran 2021. Jadi ada sekitar 224 ton," katanya.

Upaya untuk mendatangkan daging sapi dari Brasil dinilai agak sulit, karena saat Berdikari menerima penugasan pada Februari 2021 dan di Bulan Maret baru bisa melakukan order.

Artinya para produsen daging sapi di Brasil baru bisa melakukan produksi pada Maret dan pengiriman daging tersebut sampai ke Indonesia membutuhkan perkiraan waktu pengiriman sekitar 45-50 hari.

Di samping itu saat Berdikari menerima penugasan, harga daging dari Brasil sudah mengalami kenaikan 30 persen dibandingkan tahun lalu.

"Sampai dengan sekarang per Senin (29/3/2021), kita sudah ada 79 kontainer daging sapi yang sudah dibooking dari Brasil di mana 15 kontainer milik Berdikari dan sisanya punya teman-teman distributor (swasta)," ujar Direktur Utama Berdikari tersebut.

PT Berdikari (Persero) ditunjuk sebagai BUMN Peternakan pada tahun 2012. Sebagai BUMN peternakan, Berdikari mempunyai tugas menjadi perusahaan penyedia pangan protein bagi masyarakat, perusahaan buffer stock (penyedia bibit) untuk peternakan rakyat dan menjadi perusahaan rujukan bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan strategis terutama harga.

Sebelumnya Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Syailendra berharap pasokan daging impor untuk Mei 2021 bisa masuk sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Berdasarkan neraca ketersediaan daging sapi 2021, Kemendag memperkirakan posisi Maret, April dan Mei 2021, kebutuhan terhadap daging sapi sekitar 52.156 ton pada Bulan Maret 2021.Kemudian pada April naik sekitar 59.979 ton, sedangkan pada Mei 76.769 ton.

Sekadar informasi, Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal menyampaikan, pemerintah perlu memperkuat upaya dalam rangka mewujudkan swasembada daging sapi nasional agar ke depannya tidak lagi mengandalkan impor. Langkah ini sebagai solusi guna mengatasi lonjakan harga daging sapi.

baca juga:

"Saat ini, kita terlalu bergantung impor daging sapi, terutama dari Australia sebagai pemasok terbesar daging sapi di Tanah Air," ucapnya lewat keterangan tertulis, Jakarta, Senin (25/1/2021).

Menurutnya, ketika Australia menahan komoditas daging sapi akibat regenerasi populasi, maka dampaknya terimbas ke Indonesia. Ia berpendapat bahwa hal ini menunjukkan bertahun-tahun upaya negara menjadikan daging sapi berdaulat di negeri sendiri belum menunjukkan tanda-tanda keberhasilannya.

Dirinya menambahkan, upaya untuk mewujudkan swasembada daging sapi tersebut sudah dilakukan sejak sekitar 15 tahun silam.[]

Sumber: Antara

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu