News

409 Narapidana Rutan Salemba Dapat Pengurangan Masa Tahanan

Sebanyak 409 Narapidana (Napi) Rutan Kelas 1A Salemba, Jakarta Pusat mendapat pengurangan masa tahanan (Remisi) di hari Raya Idulfitri.


409 Narapidana Rutan Salemba Dapat Pengurangan Masa Tahanan
Kepala Rutan Kelas 1A Salemba Yohanes Varianto menyerahkan dokumen remisi bebas kepada seorang warga binaan, Kamis (13/5/2021).

AKURAT.CO, Sebanyak 409 Narapidana (Napi) Rutan Kelas 1A Salemba, Jakarta Pusat mendapat pengurangan masa tahanan (Remisi) di hari Raya Idul Fitri. 8 Diantaranya bebas. Keputusan pemerintah memberi remisi bagi 409 tahanan itu diserahkan secara simbolis oleh Kepala Rutan Kelas 1A Salemba, Yohanes Varianto, Kamis (13/5/2021). Ia menyerahkan langsung secara simbolis kepada 3 orang warga binaan. 

"Jadi 8 warga binaan yang mendapatkan remisi bebas di Hari Raya Lebaran dapat langsung pulang ketemu keluarga. Kami ucapakan selamat," katanya dalam sambutannya. 

Dia mengatakan, pemerintah telah mengkaji secara cermat pemberian remisi itu. Mereka yang diberi pengurangan masa tahanan merupakan Napi yang telah memenuhi syarat ketat pemberian Remisi. 

"Yang mendapatkan remisi itu narapidana sudah inkrah dan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan. 8 orang tadi mendapatkan remisi khusus, artinya bisa langsung bebas," paparnya. 

Seperti diketahui, remisi khusus 1 diberikan kepada 409 orang. Remisi khusus 1 ini adalah remisi yang diberikan kepada narapidana masih menjalani masa hukuman. Sedangkan remisi khusus 2 diberikan kepada 8 orang narapidana dan langsung bebas. 

"Bagi warga binaan syaratnya harus berkelakuan baik dan tidak ada masalah. Pasti akan diberikan remisi kepada mereka," paparnya. 

Mat Bahri (25), salah satu narapidana yang mendapatkan remisi khusus 2 (bebas) mengaku senang. Ia mengaku sangat rindu dengan sanak keluarga di kampung. Pasalnya, di Jakarta, Mat Bahri tinggal tanpa keluarga. 

"Kami rindu, pokoknya kangen jauh dari saudara. Keluarga di kampung semua. Saya sudah menjalani 10 bulan kurungan. Sekarang dapat remisi. Terima kasih untuk Bapak Karutan dan semuanya," tutup pria asal Madura, Jawa Timur itu. [] 

 

Yohanes Antonius

https://akurat.co