Lifestyle

4 Tips Agar Gorengan Tetap Renyah dalam Waktu Lama

Berikut empat tips bagaimana cara memasak dan menyimpan gorengan, agar gorengan tetap renyah meski disimpan lama


4 Tips Agar Gorengan Tetap Renyah dalam Waktu Lama
Ilustrasi jenis-jenis gorengan (Twitter/@jaticarta)

AKURAT.CO, Gorengan adalah makanan yang praktis disajikan. Cukup panaskan minyak, masukkan bahan kedalam minyak panas dan goreng hingga matang keemasan. 

Namun, ketika gorengan disimpan lalu menjadi lembab dan mudah melempem, kamu tentu jadi malas untuk memakannya. 

Oleh karena itu, berikut tips bagaimana cara memasak dan menyimpan gorengan, agar gorengan tetap renyah meski disimpan lama.

Memasak dengan air dingin dan baking soda 

Pertama, kamu campur adonan tepung untuk membuat gorengan dengan air dingin atau air es. Air dengan suhu dingin bisa membuat gorengan menjadi semakin renyah nantinya. Jangam lupa untuk diaduk secara merata.

Lalu, tambahkan sejumput atau 1/4 sdt baking soda ke dalam campuran adonan. Baking soda akan membuat adonan sedikit mengembang dan akhirnya jadi lebih garing. Setelah itu, celupkan tahu, tempe dan sayuran untuk membuat bakwan, misalnya, ke dalam adonan tepung ini.

Alasi dengan tisu dapur

Saat diangkat dari wajan, gorengan pasti meneteskan sisa minyak. Kalau langsung diletakkan di atas piring, sisa minyak akan mengendap di bawah gorengan dan membuat gorengan jadi lembab. Sebab, permukaan piring dari bahan apapun tak dapat menyerap tetesan minyak forengan secara maksimal. Oleh karena itu, alasi dahulu piring dengan tisu dapur atau kertas coklat di atasnya. 

Namun, sebelum menaruh gorengan ke atas tisu dapur atau kertas coklat, tiriskan dulu dengan saringan hingga minyak tak menetes lagi.

Kamu bisa gunakan cara ini untuk gorengan berukuran kecil seperti kentang goreng.

Letakkan di cooling rack

Kalau pergi ke restoran fast food ayam goreng, pasti ada rak penyimpanan ayam goreng di belakang kasir. Entah kapan digorengnya, tapi ayam goreng tersebut pasti renyah saat dimakan. 

Nah, ternyata rak tersebut bernama cooling rack. Cooling rack berguna untuk menjaga kerenyahan gorengan, terutama gorengan berukuran besar seperti ayam goreng. 

Sebab, di dalam cooling rack, ada alas berbentuk seperti saringan lubang besar sehingga minyak bekas menggoreng dapat menetes ke bawah dan tidak tertinggal di bawah gorengan yang akhirnya bisa bikin melempem.

Pada dasarnya, cooling rack digunakan untuk menyimpan roti atau kue kering yang habis dipanggang, tetapi kamu juga bisa pakai untuk meniriskan gorengan yang baru matang. 

Kalau mau dibawa sebagai bekal, gimana?

Gorengan memang bekal yang praktis tapi gorengan sudah melempem duluan, saat membuka kotak bekal. Cara mengakalinya yakni diamkan dulu gorengan hingga tidak berasap. 

Setelah dingin, langsung masukkan ke kotak bekal dan tutup. Lalu, pakailah kotak bekal yang kedap udara agar gorengan lebih awet.

Selain itu, perhatikan juga makanan lain yang satu kotak dengan gorengan, terutama makanan yang beruap dan dapat melembabkan kotak bekal. Misalnya, nasi dan ayam goreng. 

Untuk ini, masukkan nasi terlebih dulu dan biarkan hingga uapnya habis, barulah masukkan gorengan yang sudah dingin dan tutup kotak bekalnya.

Mudah bukan? kalau kamu ingin menghangatkan gorengan yang telah kamu bawa ke kantor, kamu tinggal menggunakan microwave yang sudah ada di pantry kantor selama delapan menit. Selamat mencoba.[]