Lifestyle

4 Tanda yang Menunjukkan Kamu Siap Punya Anak

Jika kamu sudah mapan dan bisa bertanggung jawab untuk merawat anak, itu mungkin tanda bahwa kamu siap untuk memiliki anak.


4 Tanda yang Menunjukkan Kamu Siap Punya Anak
Ilustrasi kehamilan (FREEPIK/jcomp)

AKURAT.CO Setiap wanita yang mencapai usia 30 tahun mungkin akrab dengan pernyataan yang merujuk pada keturunan. Entah itu datang dari anggota keluarga, rekan kerja, teman, atau dokter, pertanyaan "Kapan punya anak?" kerap terdengar. Ingat, memiliki anak bukanlah sesuatu yang harus kamu putuskan hanya karena telah mencapai usia tertentu atau permintaan orang-orang sekitar.

Satu-satunya hal yang membuat kamu memiliki anak adalah jika kamu siap. Ya, kamu menyadari bahwa memiliki anak membutuhkan komitmen dan tanggung jawab yang besar. Namun, kapan kamu siap? 

"Jika kamu berada di tempat yang baik secara profesional dan lebih dari siap untuk menangani biaya dan tanggung jawab yang datang bersama dengan merawat bayi baru, itu bisa menjadi waktu untuk menjadi orang tua," kata kata Caleb Backe, pakar kesehatan dan kebugaran. 

Untuk lebih jelas, berikut Akurat.co rangkum beberapa tanda yang dapat membantu mengetahui apakah kamu siap atau tidak untuk menjadi orang tua, Rabu (22/9/2021): 

Kamu merasa siap

Siap atau tidaknya kamu menjadi orang tua dapat ditentukan oleh banyak faktor. Tetapi ketika merasakannya, kamu akan mengetahuinya. Jika kamu stabil secara finansial, telah mencapai usia yang tepat untuk melahirkan dan memiliki hubungan yang solid dengan pasangan, maka ini mungkin saat yang tepat untuk mengambil tanggung jawab baru. 

Kamu selalu terpesona dengan bayi orang lain

Apakah kamu pernah merasa kagum dan senang  saat melihat bayi di kereta dorong atau saat menonton video mereka di media sosial? Jika berada di usia yang tepat dan memiliki niat yang tepat, kamu mungkin sudah siap untuk memiliki bayi. Seringkali perasaan menjadi orang tua muncul ketika kamu mulai memperhatikan bayi lain dan benar-benar senang karena itu. 

"Ini adalah tanda yang sangat kuat. Jika mendapati diri tidak hanya menangani anak-anak dengan baik, tetapi juga mencari peluang untuk menghabiskan waktu bersama anak-anak, misalnya menjadi sukarelawan untuk mengasuh teman dan keluarga,  kamu mungkin sudah siap untuk memiliki anak-anak," kata Backe.