Ekonomi

4 Tahun Targetkan 100 Realisasi Cuma Bangun 1 Marina, Pemerintah Butuh Investor Raksasa


4 Tahun Targetkan 100 Realisasi Cuma Bangun 1 Marina, Pemerintah Butuh Investor Raksasa
Penumpang kapal cepat Marina Srikandi turun dari kapal di Dermaga Pantai Boom, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (28/12). (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)

AKURAT.CO, Asisten Deputi Jasa Kemenko Maritim, Okto Irianto mengatakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015 - 2019 target pemerintah membangun 100 marina, namun dalam kenyataannya sepanjang 4 tahun ini, pemerintah baru bisa membangun 1 marina saja. 

"Hal ini seringkali terbentur pada investor, infrastruktur, juga prosedur yang berbelit-belit", katanya dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta (15/3/2019).

Okto menjelaskan dalam Rakor ini ada usulan untuk membuat marina skala kecil atau disebut dengan marina desa. Hal ini dinilai dapat membantu, sebab untuk membangun fasilitas marina skala besar dibutuhkan investor kelas kakap dengan modal raksasa.

"Marina skala kecil itu pertama tidak memerlukan investor raksasa, tidak membutuhkan dana yang besar. Kemudian bisa dilakukan secara cepat", imbuh Okto.

Marina desa ini, lebih lanjut Okto menjelaskan, prinsipnya bisa dibangun dengan mengembangkan dermaga-dermaga rakyat yang sudah ada. Hanya tinggal menambah beberapa infrastruktur atau sarana pendukung saja.

"Seperti floating dock, jembatan, rambu-rambu, dan mooring buoy," katanya.

Menurut Okto dana yang diperlukan untuk menambahkan infrastruktur tersebut setelah dihitung  berkisar maksimal hanya Rp3 miliar. Dengan demikian, hal ini sangat dimungkinkan untuk dilakukan ditingkat Kabupaten.

"Oleh karena itu, hari ini kami mengundang 3 Kabupaten di Kepri ini untuk mendengarkan pemaparan dari para ahli mengenai marina desa dengan harapan mereka tertarik. Tentunya kami sangat mendorong pembangunan marina desa ini,"pungkasnya.[]