News

4 Singa di Kebun Binatang India Terinfeksi COVID-19, Genomnya Sama dengan Varian Delta

Analisis galurnya menunjukkan keempatnya termasuk dalam garis keturunan B.1.617.2 trenggiling dan merupakan varian Delta menurut nomenklatur WHO.


4 Singa di Kebun Binatang India Terinfeksi COVID-19, Genomnya Sama dengan Varian Delta
Ilustrasi singa. (Foto: India Times)

AKURAT.CO Empat singa di Taman Satwa Arignar Anna, Vandalur, Tamil Nadu, India terinfeksi COVID-19 varian Delta. Urutan genomnya pun termasuk dalam garis B.1.617.2 trenggiling berdasarkan nomenklatur WHO.

Dilansir dari India Times, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 11 Mei mengklasifikasikan garis keturunan B.1.617.2 sebagai varian yang mengkhawatirkan. Varian itu menunjukkan bukti penularan yang lebih tinggi dan pengurangan netralisasi.

Pihak kebun binatang telah mengirim sampel 11 singa yang di sana untuk dites COVID-19, termasuk 4 singa yang terinfeksi SARS-CoV-2, pada 24 Mei. Mereka juga mengirim 7 sampel pada 29 Mei ke ICAR-Institut Nasional Penyakit Hewan Keamanan Tinggi (NIHSAD). 

"Direktur ICAR-NIHSAD menginformasikan kalau pengurutan genom 4 sampel tersebut dilakukan di NIHSAD, Bhopal. Analisis galurnya menunjukkan keempatnya termasuk dalam garis keturunan B.1.617.2 trenggiling dan merupakan varian Delta menurut nomenklatur WHO," bunyi rilis pernyataan kebun binatang.

Selanjutnya, lembaga Bihar mengatakan sampel 9 singa telah dites positif terinfeksi virus corona.

Di kebun binatang yang sama, seekor singa jantan bernama Pathbanathan yang berusia 12 tahun mati akibat virus corona pekan ini. Ini tragedi kedua yang melanda kebun binatang itu setelah kehilangan seekor singa betina berusia 9 tahun karena virus corona pada 3 Juni. Otoritas di sana pun telah menguji COVID-19 pada gajah di cagar hutan.

Baca Juga: Varian Delta Picu Kenaikan 50 Persen Kasus Corona di Inggris, Pembukaan Pembatasan Ditunda

Sementara itu, kebun binatang utama Sri Lanka pada Jumat mengatakan sedang mencari bantuan India untuk mengobati singa yang dites positif COVID-19, hewan pertama di pulau tersebut yang diketahui terinfeksi.

Menurut Departemen Kebun Binatang Nasional, mereka sedang berkonsultasi dengan dokter hewan di Otoritas Kebun Binatang Pusat India untuk merawat Thor, seekor singa berusia 11 tahun yang diberikan oleh kebun binatang Seoul pada 2013. Thor mengalami sesak napas dan menolak makan, sehingga otoritas Kebun Binatang Dehiwala, dekat ibu kota Sri Lanka, melakukan tes COVID-19.[]