Lifestyle

Belajar dari Kasus Anji, 4 Langkah Ampuh Mengatasi Kecanduan Narkoba

Kecanduan akan semakin sulit diatasi apabila pemakainya sudah mengonsumsinya dalam dosis tinggi, dan jangka waktu yang lama.


Belajar dari Kasus Anji, 4 Langkah Ampuh Mengatasi Kecanduan Narkoba
Anji saat ditangkap karena narkoba (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Penyanyi dan youtuber, Enji, baru saja ditangkap karena narkoba. Narkotika adalah zat atau obat, baik yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis, yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang.

Sementara menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan.

Kecanduan pada narkoba merupakan kondisi dimana seseorang tidak dapat mengendalikan penggunaan narkoba dan menginginkan penggunaan obat walaupun dapat menimbulkan bahaya. Mirisnya, semakin lama, dosis yang dikonsumsi semakin meningkat. Kecanduan akan semakin sulit diatasi apabila pemakainya sudah mengonsumsinya dalam dosis tinggi, dan jangka waktu yang lama. Apabila pemakai sudah mencapai kecanduan akut, tak hanya kehidupan sosial saja yang terganggu, tapi juga kesehatan pun semakin menurun bahkan menyebabkan kematian. 

Jika masih tahap awal, kecanduan bisa mudah disembuhkan asalkan dibarengi niat si pemakai untuk berhenti, dan juga adanya dukungan keluarga. Namun, kadang hal ini saja tidak cukup. Dibutuhkan bantuan tenaga profesional agar pecandu bisa benar-benar bersih dari narkoba. Salah satu cara yang paling tepat adalah rehabilitasi. Lewat rehabilitasi, pecandu narkoba akan dipulihkan sepenuhnya baik dari segi fisik maupun mental.

Dilansir dari situs resmi Badan Narkotika Nasional (BNN), ada 4 langkah untuk mengatasi kecanduan narkoba: 

Pemeriksaan

Pemeriksaan dilakukan tidak hanya oleh dokter tetapi juga terapis. Pemeriksaan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kecanduan yang dialami dan adakah efek samping yang muncul. Jika si pemakai mengalami depresi atau bahkan gangguan perilaku, maka terapis akan menyembuhkan efek tersebut baru melakukan rehabilitasi.

Detoksifikasi

Salah satu tahap paling sulit untuk menghentikan kecanduan adalah detoksifikasi. Ini berguna agar pecandu 100 persen berhenti dan lepas dari narkoba. Saat menjalani detoksifikasi, pencandu akan merasakan siksaan seperti rasa mual hingga badan terasa sakit. Disamping itu pecandu akan merasa tertekan karena tidak ada asupan obat penenang yang dikonsumsi seperti biasa. Dokter pun akan membantu pecandu untuk meringankan efek yang menyiksa ini dengan memberikan obat. 

Selama proses ini,  pecandu wajib memperbanyak minum air agar tidak terkena dehidrasi serta mengkonsumsi makanan bergizi untuk memulihkan kondisi tubuh. Proses detoksifikasi setiap orang berbeda-beda, tergantung tingkat kecanduan yang dialami serta tekad pecandu untuk sembuh. 

Stabilisasi

Setelah proses detoksifikasi berhasil dilewati, selanjutnya dokter akan menerapkan langkah stabilisasi. Tahapan ini bertujuan untuk membantu pemulihan jangka panjang dengan memberikan resep dokter. Dalam tahap ini, dokter juga akan membantu menjaga kesehatan mental, agar tidak kembali terjerumus dalam narkoba lagi. Dokter biasanya akan menuntur pasien menentukan rencana masa depannya, dan hal-hal yang harus dilakukan untuk meraih kehidupan yang lebih baik. 

Pengelolaan aktivitas

Jika sudah keluar dari rehabilitasi, pecandu yang sudah sembuh akan kembali ke kehidupan normal. Diperlukan bantuan dari orang-orang terdekat seperti keluarga dan teman untuk mengawasi aktivitas mantan pemakai. Tak hanya sekedar mengawasi, keluarga dan sahabat juga perlu mendukung mantan pecandu agar tidak kembali ke kebiasaan kelamnya. 

Banyak kasus mantan pecandu narkoba kembali menggunakan obat-obatan tersebut karena pergaulan yang salah. Oleh sebab itu, pengelolaan aktivitas sangat penting agar mantan pecandu terhindar dari pengaruh negatif.[]