Rahmah

4 Kriteria Hewan yang Tidak Sah Dijadikan Kurban

Jangan salah hewan saat kurban, bisa jadi tidak sah


4 Kriteria Hewan yang Tidak Sah Dijadikan Kurban
Ilustrasi hewan kurban (Istimewa)

AKURAT.CO  Hati-hati ketika Anda akan berkurban, jangan sampai hewan yang akan disembelih justru tidak memenuhi kriteria sehingga ibadah kurban Anda menjadi tidak sah. Ibadah kurban kita bisa bernilai sia-sia.

Oleh karena itu para ulama memberikan kriteria hewan-hewan yang boleh dijadikan sebagai hewan kurban. Sebelum menjelaskan apa saja kriterianya, perlu kembali dijelaskan hakikat dan manfaat kurban.

Hakikat kurban sendiri disebutkan di dalam Al-Qur'an sebagai bentuk ibadah spiritual dan sosial. Allah berfirman:

   فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ  

Artinya: "Maka makanlah sebagian daripadanya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir." (QS. al-Hajj, 22:28).

Melakukan ibadah kurban merupakan bentuk ibadah yang utama. Hewan yang menjadi sembelihan akan menjadi kendaraan seseorang saat akan naik ke jembatan Siratal Mustaqim.

Hal ini didasarkan atas informasi dari beberapa hadits Nabi, antara lain:

    عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ إِنَّهَا لَتَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنْ الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا

Artinya: "Aisyah menuturkan dari Rasulullah SAW bahwa beliau bersabda: Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya. (Hadits Hasan, riwayat al-Tirmidzi: 1413 dan Ibn Majah: 3117).

Adapun kriteria hewan-hewan yang tidak sah untuk dijadikan sebagai sesembelihan kurban, disebutkan di dalam sebuah hadits Nabi sebagai berikut:

   أَرْبَعٌ لَا تَجُوزُ فِي الْأَضَاحِيِّ فَقَالَ الْعَوْرَاءُ بَيِّنٌ عَوَرُهَا وَالْمَرِيضَةُ بَيِّنٌ مَرَضُهَا وَالْعَرْجَاءُ بَيِّنٌ ظَلْعُهَا وَالْكَسِيرُ الَّتِي لَا تَنْقَى  

Artinya: "Ada empat macam hewan yang tidak sah dijadikan hewan kurban, “(1) yang (matanya) jelas-jelas buta (picek), (2) yang (fisiknya) jelas-jelas dalam keadaan sakit, (3) yang (kakinya) jelas-jelas pincang, dan (4) yang (badannya) kurus lagi tak berlemak." (Hadits Hasan Shahih, riwayat al-Tirmidzi: 1417 dan Abu Dawud: 2420).

Dari penjelasan di atas sudah jelas ada empat kriteria hewan yang tidak sah jika dijadikan hewan kurban, yaitu hewan yang buta, hewan yang sakit, hewan yang kakinya pincang, dan hewan yang sangat kurus. Catat dan jangan sampai salah, yak. Wallahu A'lam.[]

Sumber: Nu Online