News

4 Korban Prostitusi Online di Tanjung Priok Masih Berstatus Pelajar

4 Korban Prostitusi Online di Tanjung Priok Masih Berstatus Pelajar


4 Korban Prostitusi Online di Tanjung Priok Masih Berstatus Pelajar
Ilustrasi - Penjara (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Empat anak dibawah umur berinisial F, D, AM dan AR yang dieksploitasi untuk melayani nafsu lelaki hidup belang ternyata masih berstatus pelajar. 

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Paksi Eka Saputra menerangkan, pihaknya masih mengembangkan kasus ini dengan memeriksa mucikari berinisial R (20) secara intesif.

"Kalau keempat orang ini sekolah daring tiga orang, sekolah secara tatap muka satu orang," ungkap dia kepada wartawan, Rabu (27/1/2021).

Paksi melanjutkan, pihaknya menduga ada anak dibawah umur lainnya yang terlibat dalam kasus prostitusi online.

Namun, ia belum bisa menjelaskan secara rinci siapa korban eksploitasi anak lainnya karena masih dilakukan pencarian.

"Dari pada saat kita melakukan penangkapan untuk si mucikari kemudian penangkapan adik adik saja. Kita sudah tetapkan sop penanganan anak dibawah umur. Pada saat mengamankan mereka, diintrogasi mereka didampingi orang dari Kementerian PPA," tegas dia.

R sendiri sudah dilakukan penahanan sejak Senin (25/1/2021) sekitar pukul 19.00 WIB. Sedangkan untuk anak dibawah umur masih dalam penanganan KPAI yaitu pendampingan psikologis. 

"Sudah ditahanan. Status penanhanannya kita terbitkan pukul 19.00 WIB," tutur dia.

Sebelumnya, Polsek Tanjung Priok meringkus mucikari berinisial R di Parkiran salah satu hotel kawasan Sunter, Jakarta Utara pada Senin (25/1/2021).

Ketika ditangkap, polisi langsung meminta untuk menunjukan kamar yang terdapat anak dibawah umur dijadikan PSK oleh R.